TRIBUNNEWS.COM - Timnas Portugal harus membayar mahal hasil imbang 1-1 melawan RD Kongo pada laga perdana Grup K Piala Dunia 2026, Kamis (18/6/2026) dini hari WIB.
Selain gagal meraih kemenangan, Selecao juga langsung mengalami penurunan signifikan di Ranking FIFA.
Sebelum pertandingan berlangsung, Portugal menempati peringkat kelima dunia. Sementara RD Kongo berada jauh di bawah mereka, yakni di posisi ke-46.
Hasil imbang melawan tim dengan ranking yang terpaut jauh membuat Portugal kehilangan banyak poin FIFA.
Berdasarkan pantauan live update di laman Ranking FIFA, Portugal kehilangan 12,76 poin akibat hasil tersebut.
Pengurangan poin itu membuat tim asuhan Roberto Martinez turun dua peringkat, dari posisi kelima ke urutan ketujuh dunia. Kini Portugal mengoleksi 1.755,09 poin.
Sebaliknya, hasil imbang ini menjadi keuntungan besar bagi RD Kongo.
Tim berjuluk The Leopards mendapatkan tambahan 12,76 poin sehingga total poin mereka meningkat menjadi 1.487,18.
Tambahan poin tersebut membuat RD Kongo melesat tiga tingkat di Ranking FIFA, dari posisi ke-46 menjadi peringkat ke-43 dunia.
Hasil ini tentu menjadi kejutan mengingat Portugal lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan.
Mereka bahkan sempat unggul lebih dulu melalui gol Joao Neves pada menit keenam sebelum Yoane Wissa menyamakan kedudukan menjelang akhir babak pertama.
Sorotan juga tertuju kepada Cristiano Ronaldo yang gagal memberikan dampak besar dalam pertandingan tersebut.
Kapten Portugal itu kesulitan menembus rapatnya pertahanan RD Kongo dan gagal mencetak gol.
Berdasarkan statistik pertandingan, Ronaldo hanya melepaskan tiga tembakan dan tidak satu pun mengarah ke gawang.
Pemain berusia 41 tahun itu juga minim peluang berbahaya sepanjang laga.
Baca juga: Hasil Piala Dunia 2026: Ronaldo Cuma Jadi Beban, Portugal Ditahan Imbang RD Kongo 1-1
Performa kurang maksimal Ronaldo menjadi salah satu faktor yang membuat Portugal gagal mengamankan tiga poin.
Padahal kemenangan atas RD Kongo sangat penting untuk menjaga posisi mereka di Ranking FIFA sekaligus membuka perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan hasil positif.
Football Enthusiast, Gigih W pernah mengungkapkan bahwa tugas berat pelatih Portugal, Ronaldo Martinez adalah bagaimana meredam ego Ronaldo.
"Salah satu tugas Roberto Martinez adalah, bagaimana dirinya bisa meredam ego Ronaldo," ucap Gigih W, dalam podcast YouTube Super Taktik Tribunnews di Kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.
"Seperti saat Portugal berhasil juara Euro 2016. Saat itu Ronaldo kan ditarik keluar juga sebelum pertandingan."
"Tapi apakah Portugal bermain lebih baik tanpa Ronaldo kala itu? menurut saya enggak," ucapnya.
Meski begitu, Gigih W menegaskan bahwa sosok Ronaldo saat ini masih tetap dibutuhkan terutama sebagai pemimpin di Portugal.
Kini Portugal dituntut segera bangkit pada laga berikutnya.
Jika kembali kehilangan poin, posisi mereka di Ranking FIFA berpotensi semakin merosot, sementara RD Kongo justru semakin percaya diri setelah sukses mencuri poin dari salah satu tim unggulan dunia.
Per, Kamis 18 Juni 2026 pukul 02.20 WIB
1. Argentina - 1.889,06
2. Prancis - 1.887,11
3. Spanyol - 1.856,03
4. Inggris - 1.828,02
5. Brasil - 1.765,34
6. Maroko - 1.755,62
7. Portugal - 1.755,09
8. Belanda - 1.749.20
9. Jerman - 1.743,54
10. Belgia - 1.733,93
*Simak update ranking FIFA di sini: Link <<<
Portugal langsung tampil menekan sejak awal pertandingan.
Hasilnya, Joao Neves membawa Selecao unggul cepat pada menit keenam lewat sundulan memanfaatkan umpan silang Pedro Neto.
Unggul satu gol membuat Portugal semakin nyaman menguasai permainan.
Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan mendominasi penguasaan bola, tetapi kesulitan menciptakan peluang berbahaya untuk menambah keunggulan.
Di sisi lain, RD Kongo memilih bermain lebih disiplin dan mengandalkan serangan balik.
Peluang terbaik RD Kongo sebelum turun minum sempat hadir melalui Yoane Wissa dan Edo Kayembe, namun belum mampu membahayakan gawang Diogo Costa.
Saat babak pertama tampak akan berakhir dengan keunggulan Portugal, RD Kongo berhasil mencuri gol penyama kedudukan di masa injury time.
Umpan matang Arthur Masuaku berhasil disambut sundulan Yoane Wissa yang tak terkawal untuk menggetarkan gawang Portugal pada menit ke-45+5.
Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga wasit meniup peluit akhir babak pertama.
Baikk Portugal maupun RD Kongo langsung menerapkan tempo permainan tinggi setelah turun minum.
Kedua tim saling jual beli serangan demi memburu gol tambahan masing-masing.
Portugal sejatinya berhasil mencetak gol pada menit ke-54 melalui sepakan akrobatik Joao Cancelo.
Namun gol tersebut dianulir oleh hakim garis karena offside.
Dua menit kemudian giliran RD Kongo yang memiliki peluang emas. Cedric Bakambu melepaskan sepakan keras dari sisi kanan namun masih membentur mistar gawang.
Ronaldo memiliki peluang pada menit ke-70 setelah menerima umpan silang dari sisi kanan, sayangnya sepakannya masih melebar di samping kanan gawang Kongo.
Bruno Fernandes sempat memiliki peluang di menit-menit akhir, namun sepakannya masih melebar.
Tak ada tambahan gol hingga akhir pertandingan. Duel Portugal vs RD Kongo berakhir imbang 1-1.
Diogo Costa; Joao Cancelo, Tomas Araujo, Renato Veiga, Nuno Mendes; Joao Neves, Vitinha; Bernardo Silva, Bruno Fernandes, Pedro Neto; Cristiano Ronaldo (Kapten).
Cadangan:
Jose Sa, Rui Silva, Nelson Semedo, Ruben Dias, Diogo Dalot, Goncalo Inacio, Matheus Nunes, Samu Costa, Ruben Neves, Francisco Trincao, Goncalo Guedes, Goncalo Ramos, Joao Felix, Rafael Leao, Francisco Conceicao.
Pelatih: Roberto Martinez
Lionel Mpasi; Aaron Wan-Bissaka, Steve Kapuadi, Axel Tuanzebe, Chancel Mbemba (Kapten), Arthur Masuaku; Ngalayel Mukau, Samuel Moutoussamy, Edo Kayembe; Cedric Bakambu, Yoane Wissa.
Cadangan: Timothy Fayulu, Matthieu Epolo, Dylan Batubinsika, Joris Kayembe, Gedeon Kalulu, Nathanael Mbuku, Theo Bongoda, Noah Sadiki, Aaron Tshibola, Charles Pickel, Brian Cipenga, Gael Kakuta, Meschak Elia, Fiston Mayele, dan Simon Banza.
Pelatih: Sebastien Desabre
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)