Kepala SMA Negeri 1 Ambon Tekankan Disiplin Saat Pembagian Rapor, Orang Tua Diminta Kolaborasi
Mesya Marasabessy June 18, 2026 08:52 AM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM  - SMA Negeri 1 Ambon mulai membagikan laporan pendidikan atau rapor semester genap Tahun Ajaran 2025/2026 kepada para siswa, Rabu (17/6/2026).

Pembagian rapor untuk siswa kelas 10 berlangsung dalam dua sesi. Sesi pertama digelar pukul 09.00 hingga 12.00 WIT, sedangkan sesi kedua dijadwalkan berlangsung pukul 14.00 hingga 16.00 WIT.

Momentum pembagian rapor ini dimanfaatkan pihak sekolah untuk menyampaikan refleksi dan evaluasi pelaksanaan pendidikan selama satu tahun ajaran kepada para orang tua.

Smansa 1 rapor
PEMBAGIAN RAPOR - Suasana pembagian rapor di salah satu kelas SMA Negeri 1 Ambon, Rabu (17/6/2026).

Kepala SMA Negeri 1 Ambon, Dra. E. Laturiuw mengatakan, evaluasi tersebut mencakup berbagai capaian yang berhasil diraih sekolah, program yang belum maksimal, hingga langkah-langkah perbaikan yang akan diterapkan pada Tahun Ajaran 2026/2027.

Salah satu fokus utama yang akan diperkuat pada tahun ajaran baru adalah penegakan disiplin siswa.

Menurutnya, keberhasilan pembinaan karakter dan disiplin tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari orang tua dan masyarakat.

"Pilar tiga batu tungku, yaitu sekolah, orang tua, dan masyarakat harus berjalan bersama. Kolaborasi ini sangat penting untuk menunjang pendidikan dan pembentukan karakter peserta didik," ujarnya saat diwawancarai TribunAmbon.com di ruang kerjanya, Rabu (17/6/2026).

Baca juga: Prakiraan Cuaca Ambon 18 Juni 2026:  Sepanjang Hari Cerah dan  Berawan

Baca juga: Gelombang Pasang Rusaki Dua Rumah di Desa Aruan, BPBD SBT Siapkan Tindak Lanjut

Ia menegaskan komunikasi antara sekolah dengan orang tua akan terus diperkuat agar berbagai persoalan yang ditemukan selama tahun ajaran ini dapat segera diperbaiki.

Sekolah juga meminta seluruh orang tua ikut mengawasi penerapan tata tertib serta memenuhi seluruh persyaratan yang berkaitan dengan proses kenaikan kelas.

Pada kesempatan itu, pihak sekolah turut menyampaikan sejumlah kebijakan baru bagi siswa yang akan memasuki kelas 11.

Salah satunya adalah penerapan sistem moving class, di mana siswa akan berpindah ruang kelas sesuai mata pelajaran yang dipelajari.

Kebijakan tersebut disesuaikan dengan penerapan Kurikulum Nasional yang diharapkan mampu meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar.

"Kami berharap dengan sistem moving class ini siswa dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik dan mampu beradaptasi pada tahun ajaran yang baru," katanya.

Selain itu, sekolah juga mengumumkan jadwal libur akhir semester yang dimulai pada 20 Juni hingga 10 Juli 2026.

Selama masa liburan, pihak sekolah meminta para orang tua tetap mengawasi aktivitas anak-anak agar memanfaatkan waktu libur dengan kegiatan yang positif.

Sementara itu, pembagian laporan pendidikan bagi siswa kelas 11 dijadwalkan berlangsung pada Kamis (18/6/2026) dengan sistem dua sesi.

Khusus bagi calon siswa kelas 12, sekolah memberikan perhatian lebih terhadap persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.

Ia mengingatkan bahwa hasil TKA diproyeksikan menjadi salah satu bahan evaluasi dalam proses seleksi masuk perguruan tinggi, sehingga dukungan dan pendampingan orang tua menjadi faktor penting dalam keberhasilan siswa.

"Di sekolah anak-anak hanya belajar beberapa jam. Selebihnya mereka berada di rumah. Karena itu perhatian dan pengawasan orang tua sangat dibutuhkan agar mereka dapat mempersiapkan diri dengan baik menghadapi TKA maupun proses pembelajaran ke depan," pungkasnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.