Jadi Sasaran Provokasi Suporter di GBK, Beckham Putra Beri Tanggapan Menohok: Bedakan Rivalitas
Seli Andina Miranti June 18, 2026 09:11 AM

TRIBUNJABAR.ID - Sempat menjadi sasaran bully suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, pemain Persib Bandung berlabel Timnas Indonesia pun menyampaikan pesan menohok.

Sebelumnya, Beckham Putra Nugraha, pemain Persib Bandung yang menjadi salah satu bintang yang memperkuat Timnas Indonesia, mendapat reaksi tak menyenangkan dari suporter saat laga persahabatan.

Peristiwa tersebut terjadi dalam laga Timnas Indonesia vs Mozambik di laga persahabatan FIFA Matchday di SUGBK Jakarta, Selasa (9/6/2026) lalu.

Baca juga: Banyak Rumor tapi Masih Saling Diam, Persib Bandung Siapkan Konsep Kejutan Kenalkan Pemain Baru

Di laga tersebut, Timnas Indonesia asuhan John Herdman meraih kemenangan dengan skor 1-0 atas Mozambik. Para pemain pun melakukan tradisi keliling lapangan untuk menyapa suporter di tribun.

Sayangnya, salah satu pemain, Beckham Putra, justru mendapat perundungan dan provokasi dari suporter hingga tak bisa menahan emosi.

Oknum suporter yang berada di Tribun Barat tersebut terekam mengacungkan jari tengah pada Beckham Putra.

Kini, Beckham Putra pun memberi pesan menohok terkait peristiwa tersebut.

Menurut gelandang andalan Persib Bandung tersebut, situasi tersebut seharusnya tak terjadi saat pemain membela Timnas Indonesia.

Ia saat itu sudah tak membawa bendera klub, melainkan lambang Garuda di dada sehingga seharusnya semua pemain yang berjuang untuk Timnas Indonesia didukung.

"Ya semoga, karena kita menjadi pembelajaran juga buat suporter harus lebih bijak juga mana yang membedakan rivalitas mana yang membedakan dengan Timnas Indonesia," ujar Beckham Putra, Rabu (17/6/2026).

Beckham Putra pun berharap situasi tersebut tak terulang di kemudian hari.

Dia tak ingin situasi yang menimpa dirinya terjadi juga pada pemain lainnya.

Beckham Putra berharap suporter bisa meninggalkan embel-embel klub saat mendukung Timnas Indonesia.

Baca juga: Satu-satunya di Super League, Bek Persib Frans Putros Ungkap Kebanggaan Berlaga di Piala Dunia 2026

"Karena kita juga pastinya tidak mau ini kejadian ini terulang lagi. Karena bukan hanya ke saya pastinya dengan pemain lain juga," tegas Beckham Putra.

Beckham Putra pun menyebut peristiwa ini jadi contoh bagi suporter agar bisa lebih bijak saat mendukung Skuad Garuda.

"Ini jadi contoh juga buat suporter mana yang harus kita apa bisa dengan lebih bijak, karena membela tim nasional itu adalah semua cita-cita pemain," ucapnya.

"Jadi saya harap ini jadi apa warning juga buat suporter dukung di Timnas Indonesia itu jangan sampai membeda-bedakan klub. Dari mana pun kita harus tetap support dari mana pun klubnya kita harus tetap support."

Beckham Putra memastikan bahwa situasi itu hanya terjadi di luar, karena di dalam ruang ganti sendiri tak pernah ada masalah.

"Ya kalau di ruang ganti ya itu saya sampaikan juga Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tapi kita tetap satu," ujarnya.

Beckham Putra pun memastikan tak ada sekat di antara para pemain Timnas Indonesia.

Kronologi Insiden

Berdasarkan kesaksian dan bukti video yang viral di media sosial X via akun @mas_umbies, berikut adalah urutan kejadian di lapangan:

Apresiasi Penonton: Setelah pertandingan selesai, seluruh pemain Timnas Indonesia berjalan mengelilingi lapangan untuk memberikan apresiasi dan menyapa para suporter yang hadir di stadion.

Provokasi di Tribun Barat: Saat rombongan pemain tiba di depan tribun bagian barat, seorang oknum penonton tiba-tiba memanggil nama Beckham Putra lalu dengan sengaja mengacungkan jari tengah ke arahnya.

Pemain Terpancing Emosi: Melihat tindakan diskriminasi yang membawa sentimen rivalitas klub ke ranah negara, Beckham Putra meradang. Ia sempat berjalan mendekati pagar pembatas lapangan untuk menegur langsung penonton tersebut.

Kevin Diks Pasang Badan: Situasi yang memanas langsung diredam oleh Kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks. Pemain keturunan Belanda itu langsung pasang badan, menggandeng, dan menjauhkan Beckham kembali ke tengah lapangan sembari meminta penonton menahan diri.

Ditegur Penonton Lain: Aksi kampungan oknum tersebut memicu kekesalan suporter Timnas lainnya di tribun barat. Mereka balik menyoraki dan merekam wajah pelaku karena dinilai merusak nilai nasionalisme.

Baca juga: Persib Bandung Hadapi Tim Elit di ACC 2026/2027, Saddil Ramdani: Tantangan Sekaligus Kesempatan

PSSI Buru Pelaku, Pasang Foto dan Ancaman Blacklist

Sekjen PSSI, Yunus Nusi, menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam atas perlakukan tidak etis yang diterima aset muda Timnas tersebut.

PSSI saat ini tengah mengidentifikasi pelaku melalui rekaman kamera pengawas stadion.

"Saya akan meminta panitia untuk menelusuri kejadian tersebut melalui rekaman CCTV guna mengidentifikasi orang yang melakukan makian kepada pemain. Kami akan melarang mereka masuk stadion saat Timnas Indonesia bertanding," kata Yunus Nusi tegas, Rabu (10/6/2026).

Yunus menambahkan, jika diperlukan, foto dan identitas wajah pelaku akan dipampang di sekitar area stadion pada laga-laga Timnas berikutnya sebagai efek jera.

Senada dengan Yunus, Ketua Umum PSSI Erick Thohir juga mengutuk keras segala bentuk bullying dan rasisme di sepak bola tanah air melalui unggahan Instagram resminya.

Erick mengingatkan suporter untuk menjaga aset bangsa yang sudah mengorbankan segalanya demi Merah Putih, serta menegaskan tidak ada ruang bagi sentimen rivalitas klub Liga 1 ketika pemain sudah mengenakan jersi Garuda.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.