– Indeks Harga Saham Gabungan berbalik melemah pada perdagangan Rabu, 17 Juni 2026 setelah sempat mencatatkan penguatan signifikan pada awal sesi pembukaan pasar.
Berdasarkan tayangan informasi keuangan, IHSG dibuka melonjak hingga ke level 6.321,96. Namun, optimisme tersebut tidak bertahan lama akibat munculnya tekanan jual menjelang tengah hari yang membuat indeks terperosok ke zona merah dan terkoreksi 0,84 persen ke level 6.202,47 hingga pukul 11.59 WIB.
Pergerakan indeks ini dipengaruhi oleh beragam sentimen domestik maupun global yang memicu aksi ambil untung oleh para investor. Padahal, sejumlah saham unggulan dari sektor perbankan seperti BBCA, BBRI, dan BMRI terpantau masih menjadi pusat perhatian utama para pelaku pasar sepanjang perdagangan.
Dari faktor global, pasar sempat merespons positif kabar tercapainya kesepakatan sementara antara Amerika Serikat dan Iran untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah selama 60 hari yang berdampak pada penurunan harga minyak dunia. Kendati demikian, investor masih bersikap mencermati risiko geopolitik lanjutan serta menantikan hasil rapat FOMC terkait arah suku bunga The Fed ke depan.
Sementara dari dalam negeri, fokus pelaku pasar kini tertuju pada hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang akan menentukan kebijakan moneter selanjutnya. Sebelumnya, bank sentral telah menaikkan suku bunga acuan menjadi 5,50 persen demi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah dinamika ekonomi global yang tidak menentu.