PDIP Kritik BEM Bersatu, Disebut Terima Bayaran Besar untuk Fitnah Partai: Mahasewa atau Mahasiswa?
Tribun-video June 18, 2026 01:42 PM
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baruTRIBUNJATIM.COM - Politisi PDI Perjuangan, Guntur Romli menyentil suatu kelompok yang mengatasnamakan diri sebagai "BEM Bersatu"Diketahui kelompok itu baru saja menyampaikan konferensi pers yang diduga memfitnah aksi penolakan program MBG berkaitan dengan Partai PDIP. Guntur menyebut kelompok itu dengan julukan "Mahasewa" yang berarti mendapatkan bayaran dalam melakukan aksinya tersebut.Informasi ini disampaikan oleh Guntur di akun Instagram pribadinya pada Rabu (17/6/2026). Ia menduga kelompok itu mendapatkan bayaran yang kuat untuk bergerak menyampaikan tudingan terhadap PDIP. Kelompok itu juga diklaim dapat menggerakkan struktur opini yang tersampaikan kepada publik. Guntur menerangkan bahwa tudingan BEM Bersatu berlandaskan cocokologi yang rapuh. Pasalnya seluruh alasan yang disampaikan di dalam konferensi pers itu tidak berterima untuk dikaitkan. Ia menyebut bahwa tindakan tersebut adalah logika sesat berpikir yang tidak akan dilakukan oleh mahasiswa. Sejumlah BEM dari kampus yang disebut tergabung dalam kelompok itu kini pun mulai angkat bicara. Seperti BEM FPSI UNJ dan BEM FTI UBSI yang membantah bahwa anggotanya mengirimkan perwakilan dalam konferensi pers itu. Menurut Guntur, hal ini mencerminkan adanya suatu fitnah yang dibangun secara terorganisir. Ia juga menyayangkan sejumlah mahasiswa yang murni berjuang peduli terhadap rakyat justru ditolak oleh kampus mereka sendiri. (Tribun-Video.com/Nurma Aisyah)Editor Video: Arie Setyaga HandikaUploader: Ghozi LuthfiRomadhonWebsite https://jatim.tribunnews.com/Twitter https://twitter.com/tribunjatimFacebook https://www.facebook.com/tribunnewsjatimInstagram https://www.instagram.com/tribun_jatim/#tribunjatim #matalokalmenjangkauindonesia #PDIP #BEMBersatu #Mahasewa #Mahasiswa #PolitikIndonesia #Viral #BeritaPolitik #Indonesia #Polemik #BeritaTerkini