WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG - PT PLN (Persero) melakukan pemadaman listrik bergilir di Kabupaten Karawang dalam dua pekan terakhir ini.
Pemadaman listrik dilakukan hampir di semua wilayah Karawang secara bergantian.
Bahkan, sejumlah kawasan industri terdampak pemadaman listrik.
Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Karawang Aep Syaepuloh, telah berkomunikasi langsung dengan PLN.
Baca juga: Bocah 6 Tahun Koma di RSCM, Diduga Dibanting dan Diseret ke Tiang Listrik untuk Disetrum di Taman
Dia meminta agar fasilitas vital seperti rumah sakit, pelayanan publik, kepolisian, dan kantor pemerintahan menjadi prioritas selama proses perbaikan jaringan berlangsung.
"Saya sampaikan ke manajemen PLN, bahwa yang krusial seperti rumah sakit, pelayanan publik, polres, dan pemda harus menjadi skala prioritas," kata Aep, Kamis (18/6/2026).
Menurut Aep, dari keterangan PLN bahwa tengah ada pekerjaan penguatan sistem kelistrikan.
Kondisi ini juga tidak hanya dilakukan di Karawang, tetapi juga mencakup wilayah lain di Pulau Jawa hingga Bali.
Baca juga: Rumah Digusur, Listrik Mati, Pelajar Lenteng Agung Tetap Belajar untuk Ujian
PLN disebutnya menerapkan pengaturan beban dan pemadaman secara bergilir untuk menjaga stabilitas pasokan listrik.
"Ini bukan pemadaman sampai 10 jam atau 20 jam, pemadamannya bergiliran sesuai kebutuhan pengaturan beban selama proses perbaikan," ujarnya.
Aep mengatakan, sejumlah pengelola kawasan industri sempat mempertanyakan penyebab gangguan listrik.
Menurutnya, PLN telah memberikan penjelasan ke pihak kawasan, meski informasi tersebut belum seluruhnya tersampaikan kepada tenant atau perusahaan yang beroperasi di dalam kawasan industri.
Baca juga: Depok Mendadak Gelap Gulita: Listrik Padam Berjam-jam Sejak Sore, PLN Bongkar Pemicunya
Proses perbaikan dan normalisasi jaringan, kata dia, diperkirakan oleh PLN berlangsung beberapa hari ke depan.
Aep berharap kondisi kelistrikan dapat kembali normal dalam waktu kurang dari satu pekan.
"Yang terpenting layanan publik dan rumah sakit jangan sampai terganggu," tegasnya.
Tiga Kali Padam Listrik
Sejumlah warga Karawang mengeluhkan pemadaman listrik yang dilakukan Perusahaan Listrik Negara (PLN) pada Kamis.
Pemadaman listrik terjadi hampir di semua wilayah Karawang, mulai Puwasari, Majalaya, Telagasari, Klari, Kosambi, Rengasdengklok hingga Johar Karawang Timur maupun Karawang Barat.
Dalam 10 terakhir ini sudah sebanyak tiga kali mengalami pemadaman listrik.
Waktu pemadamannya cukup lama 3 hingga 4 jam yang membuat banyak aktivitas warga yang terganggu.
"Mati listrik lagi, kemarin sudah mati, waktu beberapa hari lalu mati, tiga kali satu minggu ini," kata Nurlaila (30), warga Desa Cengkong, Purwasari, Kamis.
Nurlaila mengatakan, pemadaman listrik pertama pada 9 Juni 2026 pukul 16.20 WIB hingga 19.30 WIB.
Kemudian, Rabu (17/6/2026) mulai pukul 10.30 WIB dampai pukul 13.30 WIB dan Kamis ini mulai listrik pada pukul 10.00 WIB.
"Sangat menganggu aktivitas," kata dia.
Keluhan itu juga disampaikan Wendi (44), warga Kalangsari, Rengasdengklok, atas pemadaman listrik.
Ia menyebut usaha foto kopi miliknya terganggu akibat pemadaman listrik tersebut.
Humas PLN UP3 Karawang, Wahyu Nur mengakui ada pemadaman listrik di sejumlah wilayah Karawang.
"Info demikian dari pusat pengatur beban listrik," katanya. (maz)