Dindikbud Pangkalpinang Imbau Orang Tua Segera Pindah Pilihan Sekolah Jika Anak di Luar Kuota SPMB
Asmadi Pandapotan Siregar June 18, 2026 03:40 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Pangkalpinang mengimbau para orang tua calon siswa baru untuk terus memantau posisi anaknya selama proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Tahun 2026 berlangsung.

Imbauan ini terutama ditujukan bagi calon siswa yang saat ini berada di luar batas kuota penerimaan pada sekolah-sekolah yang telah mengalami kelebihan pendaftar atau over quota.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Darwin, menegaskan bahwa calon siswa yang berada di luar batas kuota memiliki risiko tidak lolos seleksi apabila tetap bertahan di sekolah tujuan tanpa mempertimbangkan opsi lain.

"Bagi calon siswa yang saat ini posisinya sudah berada di luar batas kuota penerimaan, kami mengimbau agar orang tua segera mempertimbangkan untuk memindahkan pilihan sekolah ke sekolah lain yang kuotanya masih tersedia sebelum masa pendaftaran berakhir," kata Darwin kepada Bangkapos.com, Kamis (18/6/2026).

Menurut Darwin, langkah tersebut penting agar peluang peserta didik untuk memperoleh sekolah tujuan tetap terbuka, mengingat persaingan di sejumlah SMP favorit terus meningkat dari hari ke hari.

Ia menjelaskan, sistem SPMB juga memungkinkan terjadinya pergeseran kuota antarkategori jalur penerimaan apabila ada kuota yang tidak terisi.

Darwin mengatakan, khusus untuk jalur afirmasi dan jalur mutasi, kuota yang tidak terpenuhi nantinya akan dialihkan ke jalur domisili.

"Jika kuota afirmasi dan kuota mutasi tidak terpenuhi, maka akan dilakukan pergeseran kuota ke jalur domisili. Pergeseran ini dilakukan agar daya tampung sekolah bisa dimanfaatkan secara optimal," ujarnya.

Kebijakan tersebut, lanjut Darwin, dapat memengaruhi posisi peringkat calon siswa, khususnya bagi mereka yang berada di batas akhir kuota penerimaan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Darwin .
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Darwin . (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Karena itu, orang tua diminta aktif memonitor perkembangan ranking anaknya selama masa pendaftaran berlangsung.

Lebih lanjut, Darwin menjelaskan apabila hingga akhir masa pendaftaran seorang calon siswa masih berada di luar batas kuota, meskipun setelah adanya pergeseran kuota, maka Dindikbud akan mengambil langkah redistribusi.

Redistribusi tersebut dilakukan dengan menempatkan calon siswa ke sekolah lain yang kuotanya masih belum terpenuhi.

"Jika calon siswa tetap bertahan dan masih berada di luar batas kuota penerimaan setelah pergeseran kuota dilakukan, maka Dindikbud akan mendistribusikan calon siswa ke sekolah yang kuotanya masih tersedia," jelas Darwin.

Dalam proses redistribusi tersebut, Dindikbud memastikan penempatan siswa tidak dilakukan secara sembarangan. Pemerintah tetap mempertimbangkan faktor jarak tempuh dan alamat domisili calon siswa.

Selain itu, opsi sekolah pilihan kedua, termasuk sekolah swasta, juga menjadi bagian dari skema penempatan.

"Kami tetap mempertimbangkan jarak tempat tinggal dan alamat calon siswa. Alternatif lainnya bisa melalui pilihan kedua, termasuk sekolah swasta yang telah dipilih saat pendaftaran," tambahnya.

Darwin menekankan, mekanisme ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh anak usia sekolah tetap mendapatkan akses pendidikan.

Ia juga meminta masyarakat tetap tenang dan mengikuti seluruh tahapan SPMB sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

"Kami ingin memastikan seluruh calon peserta didik tetap mendapatkan sekolah. Karena itu, orang tua diharapkan aktif memantau perkembangan pendaftaran dan segera mengambil keputusan yang tepat sebelum penutupan," tutur Darwin.

Diketahui, pendaftaran SPMB SMP Kota Pangkalpinang Tahun 2026 berlangsung hingga 22 Juni 2026. Setelah itu, tahapan dilanjutkan dengan verifikasi data pada 23-29 Juni 2026, sementara hasil seleksi akhir akan diumumkan pada 1 Juli 2026. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.