Viral Ayah Rudapaksa Anaknya yang Masih 3 Tahun hingga Tewas: Ini Fakta & Pengakuan Pelaku
Lailatun Niqmah June 18, 2026 02:38 PM

TRIBUNWOW.COM - Viral di media sosial kasus seorang ayah merudapaksa anaknya yang masih balita, hingga berujung kematian, Selasa (16/6/2026).

Persitiwa ini terjadi di Kabupaten Kolaka, daerah yang berjarak 161 km atau 3 jam 33 menit dari Kendari, ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Warganet di media sosial pun dibuat sangat geram terhadap perbuatan R (22), dan meminta agar pelaku dihukum seberat-beratnya.

Baca juga: Viral Guru Tewas Ditikam Siswi SMP di OKU Selatan: Pelaku Kepergok Mencuri, Kabur setelah Beraksi

Kronologi

Kasus ini terungkap setelah korban mengeluh sakit di bagian organ vitalnya.

Keluarga korban pun langsung membawanya ke puskesmas untuk mendapat pertolongan medis.

Akan tetapi, nyawa korban tak bisa diselamatkan, dan dintayakan meninggal dunia.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, ditemukan tanda-tanda kekerasan seksual terhadap korban.

Hasil temuan ini membuat pihak keluarga segera melapor ke polisi.

Pelaku Ditangkap

Pihak kepolisian bergerak cepat, dan berhasil meringkus pelaku di kediamannya.

"Iya pelaku bapak kandung dari korban ini telah kami amankan, terkait motif dan kronologi masih kami dalami. Nanti update kembali," ujar Kasat Reskrim Polres Kolaka, AKP Fernando Oktober, Rabu (17/6/2026), dikutip dari TribunnewsSultra.

Baca juga: Viral Jemaah Haji Pulang Pakai Baju Bling Bling & Perhiasan Mencolok: Biaya Jutaan, Ganti di Pesawat

 

Pengakuan Pelaku

Kepada pihak kepolisian, pelaku mengakui perbuatannya.

Ia mengaku tega merudapaksa anaknya yang masih berusia 3 tahun karena kecanduan video asusila.

"Motifnya karena pelaku keseringan menonton film porno. Hasrat tersebut kemudian dilampiaskan kepada anak kandungnya sendiri," ungkap Wakil Kepala Polres Kolaka, Komisaris Polisi (Kompol) Salman, Kamis (18/6/2026).

Kepada polisi, pelaku mengaku dua kali melakukan rudapaksa kepada korban.

Baca juga: Viral Pria di Batang Tersangka seusai Ubah Sawah Jadi Tambak Udang, Kades: Dulu Rawa, Sulit Ditanami

Polisi Tunggu Hasil Autopsi

Di sisi lain, pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi, guna mendapatkan bukti terkait penyebab kematian korban.

Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan tim forensi di Makassar, Sulawesi Selatan.

"Untuk saat ini, penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan tim forensik guna memastikan penyebab pasti meninggalnya korban," kata Kasubsi Humas Polres Kolaka, Aiptu Riswandi, saat dikonfirmasi, Rabu (17/6/2026).

Adapun pelaku pun kini telah ditahan, guna penyelidikan lebih lanjut.

"Pelaku saat ini sudah kami amankan di Mako Polres Kolaka. Penyidik tengah bekerja intensif untuk mengonstruksi peristiwa ini, termasuk mendalami motif pelaku," imbuhnya.

(TribunWow.com/TribunnewsSultra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.