Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas (Sudin) Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan (Jaksel) mendampingi keluarga mendiang siswi kelas 10 SMAN 6, Kebayoran Baru, yang berinisial NAP pascaperistiwa kecelakaan yang terjadi pada Kamis pagi.

"Mendampingi keluarga, memfasilitasi kendaraan untuk keluarga dan anak-anak yang akan ke rumah duka," kata Kepala Suku Dinas Pendidikan II Jakarta Selatan Sarwoko saat dihubungi di Jakarta, Kamis.

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menyiapkan tiga unit bus sekolah untuk membawa guru dan murid ke rumah duka yang berada di Tangerang, Banten.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan beserta jajaran menyampaikan belasungkawa yang mendalam serta mendoakan yang terbaik bagi para pihak yang terdampak atas peristiwa tersebut.

Tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan seorang siswi SMA Negeri di kawasan Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, yang meninggal dunia akibat terjatuh dari motor yang tersangkut kabel seling dan terlindas bus di Jalan Lauser, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (18/6/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan Rifki Rismal mengonfirmasi kabel yang menyebabkan kecelakaan tersebut milik PLN.

"Itu kabel PLN. Tim PLN juga sudah di lokasi untuk merapikan," ucap Rifki.

Dalam laporan polisi, peristiwa itu terjadi pada Kamis pagi, pukul 05.30 WIB. Saat itu, pelajar tersebut dibonceng oleh saudaranya dengan menggunakan sepeda motor.

Motor tersebut diketahui mengarah ke kanan jalan, kemudian setang motor mengenai kabel seling yang terjulur ke bawah, di Jalan Lauser, Kebayoran Baru.

Korban lalu terjatuh dan terlindas oleh bus sekolah yang sedang melintas. Kini, bus sekolah tersebut sementara diamankan oleh unit laka lantas Polres Metro Jakarta Selatan dan korban dibawa ke rumah sakit terdekat.