Mahasiswa di Mataram Demo Kantor Gubernur, Tuntut Evaluasi Program MBG hingga Sistem Pendidikan
Idham Khalid June 18, 2026 03:20 PM

 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Puluhan mahasiswa di Mataram menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (18/6/2026). 

Massa membawa belasan tuntutan terkait dengan isu nasional dan daerah, diantaranya menghentikan semua program pemerintah yang mengorbankan pendidikan, kesehatan dan perlindungan sosial demi efisiensi anggaran. 

Mereka juga meminta pemerintah mengevaluasi program makan bergizi gratis (MBG) dan beberapa tuntutan terkait dengan tata kelola pendidikan. 

"Tadi yang kami soroti di isu nasional itu ada beberapa Undang-undang Polri, lalu kemudian aktivitas MBG yang kami rasa proses pelaksanaan dan mekanismenya perlu ditata ulang," kata Meteri Sosial dan Politik Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Mataram, Hanan Wahyuda. 

Baca juga: Massa Aksi Demo PPS Tagih Janji Kemendagri-Fahri Hamzah

Selain itu mahasiswa juga menyoroti terkait dengan pelemahan nilai rupiah terhadap dolar yang terjadi beberapa waktu lalu, termasuk kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax. 

Sementara pada tingkat daerah, massa meminta agar pemerintah daerah melakukan perbaikan terhadap sekolah yang rusak, menguatkan sistem perlindungan terhadap perempuan dan anak. 

"Kami coba mengangkat ada beberapa isu daerah yang kemudian kami rasa juga cukup urgen untuk kami sampaikan hari ini, mulai dari pemerataan infrastruktur sekolah, pendidikan lalu kemudian tingginya angka anak putus sekolah," kata Hanan. 

Terkait dengan penutupan MBG yang saat ini ramai disuarakan, mahasiswa merasa ada perlu kajian lagi. Sehingga untuk saat ini yang mereka tuntut bukan penutupan melainkan evaluasi menyeluruh. 

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.