Ibu Korban Pembunuhan Bilqis di Sragen Ambil Cuti Kerja 40 Hari, Fokus Pulihkan Trauma
Putradi Pamungkas June 18, 2026 03:29 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Dampak psikologis masih dirasakan Dewi Sri Lestari (34) setelah putrinya, Bilqis Rajiansyah (11), menjadi korban pembunuhan disertai perampokan di Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Untuk memulihkan kondisi mentalnya, Dewi memutuskan mengambil cuti kerja selama 40 hari dari pabrik rokok tempatnya bekerja.

Kepala Desa Dawung, Aris Sudaryanto, mengungkapkan saat ini Dewi masih berada di rumah orang tuanya di Dukuh Prayunan, Desa Dawung.

Belum Jalani Perawatan Khusus

Meski mengalami trauma berat akibat kehilangan anak, Dewi disebut belum menjalani terapi atau penanganan khusus.

Ia memilih menghabiskan waktu bersama keluarga untuk menenangkan diri.

"Saat ini ibu korban mengambil cuti 40 hari dari pabrik rokok ibu korban bekerja untuk menenangkan diri," ujar Aris, Kamis (18/6/2026).

TEMUAN KORBAN - Seorang bocah perempuan berusia 11 tahun ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di dalam sebuah rumah di Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Jumat (5/6/2026). Saat ditemukan, terdapat luka bekas senjata tajam pada tubuh korban.
TEMUAN KORBAN - Seorang bocah perempuan berusia 11 tahun ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di dalam sebuah rumah di Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Jumat (5/6/2026). Saat ditemukan, terdapat luka bekas senjata tajam pada tubuh korban. (TribunSolo.com/Mardon Widiyanto)

Aris mengatakan pemulihan yang dilakukan Dewi lebih bersifat alami dengan dukungan keluarga terdekat.

Peristiwa yang merenggut nyawa Bilqis tersebut meninggalkan luka mendalam bagi sang ibu.

Baca juga: Enggan Kembali ke Rumah, Ibu Bocah Korban Pembunuhan di Sragen Pilih Tinggal di Kediaman Orang Tua

Di sisi lain, Dewi memutuskan untuk tinggal di rumah orang tuanya di Dukuh Prayunan, Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen.

Selama berada di rumah orang tuanya, Dewi lebih banyak menghabiskan waktu untuk menenangkan diri.

Keputusan menetap di rumah kakek dan nenek korban menjadi langkah diambil keluarga sembari menata kembali kehidupan setelah peristiwa yang mengguncang tersebut.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.