Kampanye Piala Dunia Portugal dimulai dengan hasil yang mengecewakan setelah bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo.
Pertandingan Grup K tersebut seharusnya, setidaknya di atas kertas, menjadi laga yang relatif mudah bagi Portugal, salah satu tim unggulan dalam turnamen musim panas ini.
Namun, Portugal tampak kurang tajam di lini depan, dan Cristiano Ronaldo terlihat frustrasi sepanjang laga.
Ada satu momen dalam pertandingan Piala Dunia 2026 tersebut di mana Ronaldo tampak lebih ekspresif dari biasanya.
Menariknya, hal itu terjadi ketika rekan setimnya, Joao Cancelo, berada dalam posisi offside saat memasukkan bola ke gawang lawan.
Dalam tayangan ulang insiden tersebut, terlihat bahwa Ronaldo justru memberi isyarat kepada hakim garis bahwa rekan senegaranya itu berada dalam posisi offside.
Setelah Cancelo melakukan tendangan salto yang mengesankan, Ronaldo segera mengangkat tangannya ke udara untuk memberi sinyal bahwa ada sesuatu yang tidak beres — gerakan yang biasanya dilakukan seorang bek ketika lawannya mencetak gol dalam posisi offside.
Tentu saja, bisa jadi Ronaldo hanya ingin memberi tahu rekannya bahwa gol tersebut tidak akan disahkan, namun ini bukan pertama kalinya kapten Portugal itu terlihat melakukan gestur serupa setelah rekan setimnya mencetak gol.
Pada tahun 2023, Anderson Talisca mencetak gol lewat sundulan di menit-menit akhir dalam pertandingan Liga Champions Asia yang membawa Al-Nassr unggul. Namun, sesaat setelah bola bersarang di gawang, Ronaldo kembali melakukan gerakan yang sama.
Beberapa tahun sebelumnya, pada 2016, Ronaldo juga melakukan hal serupa ketika masih bermain untuk Real Madrid. Dalam laga melawan Athletic Bilbao, Alvaro Morata mencetak gol penentu kemenangan di menit akhir untuk Los Blancos, tetapi Ronaldo justru menoleh ke arah hakim garis dan melambaikan tangannya seolah menyiratkan bahwa gol tersebut seharusnya tidak sah.
Banyak penggemar berpendapat bahwa ikon sepak bola tersebut hanya sedang merayakan gol dengan caranya sendiri, namun sulit mengabaikan kesan bahwa Ronaldo tampak seolah tidak ingin orang lain mencetak gol selain dirinya.