Sosok Anak Asuh Pratiwi Noviyanthi, Dituding Fitnah Sebut Teh Novi Tak Laku: Susah-susah Ngerawat Lu
M Zulkodri June 18, 2026 05:03 PM

BANGKAPOS.COM -- YouTuber Pratiwi Noviyanthi atau Teh Novi meluapkan kemarahannya setelah mendengar tudingan bahwa dirinya belum menikah karena tidak laku.

Ucapan tersebut membuatnya terpukul karena ternyata disampaikan oleh anak asuhnya sendiri yang berinisial Z.

Tak hanya menyebut soal status pernikahan, Z juga dituding menyebarkan cerita bahwa Teh Novi gemar dugem, mabuk-mabukan, hingga sering berganti pasangan.

Pernyataan itu sontak memicu emosi Teh Novi.

Pasalnya, ia mengaku telah mengasuh Z sejak masih berusia di bawah 10 tahun.

Saat pertama kali bertemu, Z diketahui merupakan korban perlakuan buruk dari ibu kandungnya dan bahkan sudah tidak bersekolah sejak kelas 1 SD.

Baca juga: Ajudan Plt Sekda Bangka Diduga Tarik Wartawan saat Wawancara

Teh Novi mengungkapkan dirinya sempat berupaya keras agar Z dapat kembali mengenyam pendidikan sesuai usianya.

Ia bahkan meminta bantuan pihak sekolah agar Z bisa langsung melanjutkan ke kelas 3 SD.

Namun setelah bertahun-tahun dirawat dan dibesarkan, Teh Novi merasa kecewa karena Z justru memberikan perlakuan yang menurutnya menyakitkan.

"Gua susah-susah ngerawat lu, gua gak punya duit waktu ngerawat lu 2,5 tahun. Gua belain lu," kata Teh Novi dikutip dari Youtube Pratiwi Noviyanthi, Kamis (18/6/2026).

"Gua ngemis-ngemis ke sekolah lu dulu. Gua minta tolong, pak tolong banget pak, ini anak korban. Saya minta tolong disekolahin kelas 3, lulusin," lanjut ten Novi sambil menunjuk-nunjuk Zahra.

Teh Novi juga mengenang masa-masa ketika kondisi ekonominya belum stabil, tetapi tetap berusaha memenuhi kebutuhan anak asuhnya tersebut.

"Saya gak punya uang pas posisi 2,5 tahun. Tapi kamu sejahat itu," ucapnya lagi.

Selain ucapan yang dianggap menyakitkan, Teh Novi mengaku kecewa terhadap berbagai perilaku Z selama tinggal bersamanya.

Ia menuding Z beberapa kali berbohong, memfitnah anak asuh lain, menunjukkan rasa iri kepada adik-adik asuhnya, hingga bersikap kurang sopan kepada asisten rumah tangga (ART).

"Habis saya kasih tahu kamu jangan bohong lagi, masih bohong lagi," kata Teh Novi lagi.

Menurut pengakuannya, Z pernah membangunkan ART menggunakan kaki saat tengah tidur.

Bahkan, ia juga disebut pernah melempar pakaian ke arah wajah ART tersebut.

"Tapi saya dapat bukti rekaman video dan suara. Udah berapa kali anak ini bikin saya kecewa, termasuk adab dan etikanya. Berkali-kali saya sudah maafin dia, berkali-kali mental saya dijatuhkan oleh anak sendiri," ucap Teh Novi.

Mak Inem, ART yang telah bekerja bersama Teh Novi sejak 2014, juga disebut sempat mengeluhkan perilaku Z.

"Dia ngebangunin Mak Inem jam 01.30 WIB dengan kakinya, karena Mak Inem ngorok. Anak di bawah 10 tahun melakukan itu bikin saya kaget," kata Teh Novi.

Tak berhenti di situ, Teh Novi mengungkapkan bahwa Z juga pernah melempar pakaian ke wajah Mak Inem.

"Saya kasih tahu pelan-pelan, berjalan waktu lagi banyak hal yang saya rasa dia iri sama adik-adiknya. Padahal saya sudah selalu ngasih yang terbaik buat dia," ucap Teh Novi.

Puncak kemarahannya terjadi ketika mengetahui Z diduga menyebarkan cerita negatif tentang dirinya kepada orang lain.

"Dia nyamperin saya di apartemen, dia bilang 'mamah diomongin sama Kakak E dan ZA, katanya mamah itu suka mabuk, suka dugem, gonta-ganti cowok, dan mamah itu gak laku, gak nikah-nikah'," tutur Teh Novi menirukan ucapan anak asuhnya.

Mendengar informasi tersebut, Teh Novi langsung mengklarifikasi kepada E dan ZA.

Namun hasilnya justru membuatnya semakin kecewa.

"Saya panggil, emang bener kamu ngomong gitu. Dan ternyata itu ucapan dari anak saya sendiri, bukan dari E dan Z," katanya.

"Anak ini seperti punya dua kepribadian, dan sangat tidak baik untuk mental adik-adik dan anak-anak lainnya," tambah Teh Novi.

Karena khawatir perilaku Z dapat memengaruhi perkembangan anak-anak asuh lainnya, Teh Novi akhirnya memutuskan untuk mengembalikan Z ke panti asuhan.

(Tribunnews/Tribun Bogor/Bangkapos)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.