TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu kembali meraih predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk kedelapan kalinya secara berturut-turut.
Meski berhasil mempertahankan capaian tersebut, Pemkot Bengkulu mengakui masih terdapat sejumlah temuan yang harus ditindaklanjuti sesuai rekomendasi BPK.
Penghargaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 tersebut diserahkan di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Bengkulu pada Rabu (17/6/2026) oleh Kepala BPK Perwakilan Provinsi Bengkulu, Arif Agus, kepada Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi.
Capaian tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Bengkulu dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan mempertahankan predikat WTP yang telah diraih selama delapan tahun berturut-turut.
“Alhamdulillah, ini capaian Pemerintah Kota Bengkulu, kita meraih WTP delapan kali berturut-turut. Ini tentu kerja keras dari tim auditor, kemudian para kepala OPD yang taat dalam penganggaran, para jajaran dan tentu di bawah pengawasan dari DPRD. Sinergitas antara eksekutif-legislatif harus kita tetap rawat supaya setiap rupiah yang dibelanjakan ada pertanggungjawabannya,” ujar Dedy, dikutip dari laman Pemkot Bengkulu.
Tetap Tindak Lanjuti Temuan BPK
Meski kembali meraih predikat WTP, Dedy menegaskan pihaknya tidak akan berpuas diri.
Pemerintah Kota Bengkulu akan segera membentuk tim untuk menindaklanjuti berbagai catatan teknis yang diberikan oleh BPK.
“Namun, WTP ini juga tidak menutup kemungkinan ada beberapa temuan yang wajib kita tindak lanjuti. Maka insyaallah, setelah ini akan langsung membentuk tim tindak lanjut, baik itu tim internal di Sekwan, dan tim internal di Pemerintah Kota Bengkulu. Maka insyaallah, kami akan taat asas, taat hukum untuk menyelesaikan semua temuan-temuan. Demi semangat dan ke depan Bengkulu yang lebih baik, yang lebih maju, dan religius,” tambahnya.
Menurut Dedy, tindak lanjut terhadap temuan pemeriksaan merupakan bagian dari upaya memperbaiki tata kelola pemerintahan agar semakin baik ke depan.
DPRD Perketat Pengawasan
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bengkulu Herimanto menilai penghargaan WTP harus menjadi momentum evaluasi sekaligus pemacu kinerja bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Alhamdulillah, hari ini telah dilaksanakan penyerahan hasil LHP di tahun 2025. Dan ini pemicu semangat untuk seluruh kawan-kawan OPD. WTP ini bukan suatu kebanggaan, tetapi pemicu semangat untuk kita bekerja dan menyelamatkan kita,” kata Herimanto.
Herimanto juga menegaskan bahwa DPRD akan memperkuat fungsi pengawasan agar temuan-temuan hasil pemeriksaan tidak kembali terulang pada masa mendatang.
“Dan kami selaku DPR, ini akan fokus menindaklanjuti apa-apa yang jadi temuan, sehingga ke depan kawan-kawan tidak lagi terjadi. Jangan sampai temuan itu berulang dan berulang. Dan memang sudah jadi tugas pokok kami untuk mengawasi kawan-kawan. Dan alhamdulillah hari ini, kami akan langsung sampaikan ke seluruh anggota dewan hasil apa yang kita dapatkan hari ini,” pungkas Herimanto.