TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PSS Sleman saat ini memiliki empat pemain asing yang menjadi bagian dari skuad musim Championship 2025/2026.
Meski, regulasi kompetisi saat itu hanya memperbolehkan tiga pemain asing untuk didaftarkan dan dimainkan dalam satu tim.
Empat pemain asing tersebut adalah Cleberson Martins de Souza, Frederic Injai, Gustavo Tocantins, dan Lucas Gamma atau Lucao.
Kehadiran empat legiun asing itu tidak lepas dari situasi pelik yang sempat dialami PSS Sleman di tengah musim lalu.
Pada awal musim, PSS Sleman mendaftarkan tiga pemain asing, yakni Cleberson, Frederic Injai, dan Gustavo Tocantins ke I.League.
Cleberson bahkan menjadi salah satu pilar utama di lini pertahanan Super Elang Jawa.
Namun, cedera yang dialami bek asal Brasil tersebut pada paruh kedua musim membuat manajemen harus mencari pengganti.
PSS Sleman kemudian merekrut Lucao dari Persik Kediri untuk menambal kekosongan di jantung pertahanan.
Kehadiran Lucao terbukti memberi dampak positif.
Ia mampu mengisi peran yang ditinggalkan Cleberson dan membantu PSS Sleman menyelesaikan musim dengan sukses, termasuk mengamankan tiket promosi ke Super League.
Baca juga: Eks Werder Bremen Dikaitkan dengan PSS Sleman, Manajemen Super Elja Buka Suara
Meski demikian, masa depan keempat pemain asing itu untuk menghadapi Super League musim depan masih belum diputuskan.
Manajemen menyerahkan sepenuhnya keputusan teknis kepada pelatih kepala, Pieter Huistra.
Direktur PT Putra Sleman Sembada (PSS), Yoni Arseto, menegaskan bahwa penentuan pemain asing yang akan dipertahankan merupakan kewenangan tim pelatih.
“Nasibnya terserah coach Pieter semua ya,” kata Yoni, Kamis (18/6/2026).
Saat ditanya apakah sudah ada gambaran pemain asing yang akan dipertahankan, Yoni kembali menegaskan bahwa evaluasi ada di tangan tim pelatih.
“Coach Pieter semuanya itu, wewenang dia. Secara teknis kan mereka (tim pelatih) yang menentukan,” ujarnya.
Ketika disinggung terkait komposisi pemain asing untuk musim depan, Yoni berharap PSS Sleman dapat memenuhi regulasi yang berlaku di Super League.
Seperti diketahui, Super League mengizinkan klub memiliki sebelas pemain asing, namun hanya tujuh yang bisa main secara bersamaan dalam sebuah pertandingan.
“Ya, kita harapkan (bisa dipenuhi kuota pemain asing sesuai regulasi itu),” ucapnya. (*)