WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Hypernet Technologies memperkuat kolaborasi dan komitmennya dalam mendorong transformasi digital nasional melalui partisipasi pada BRAVO 500 Summit 2026 yang digelar di Jakarta pada Rabu (11/6/2026).
Forum teknologi tersebut mempertemukan lebih dari 2.000 peserta yang terdiri dari pemimpin bisnis, regulator, akademisi, hingga mitra teknologi untuk membahas berbagai isu strategis seputar kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), integrasi data, cloud, keamanan siber, Internet of Things (IoT), dan konektivitas 5G.
Mengusung tema "Solusi untuk Korporasi, Solusi untuk Negeri: AI and Data Integration", BRAVO 500 Summit 2026 menjadi ruang kolaborasi bagi para pelaku industri untuk berbagi wawasan sekaligus mempercepat adopsi teknologi digital di berbagai sektor.
Bagi Hypernet Technologies, keikutsertaan dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas kolaborasi strategis dan menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha di era digital.
Dalam ajang tersebut, Hypernet Technologies menghadirkan interactive booth yang menjadi ruang diskusi bersama pelanggan, mitra bisnis, dan pelaku industri mengenai berbagai kebutuhan transformasi digital.
Baca juga: Rizky Billar Polisikan Akun Penyebar Isu Perselingkuhannya dengan Asila Maisa
Berbagai solusi yang diperkenalkan meliputi konektivitas perusahaan, layanan cloud, keamanan siber, hingga managed services.
Selain itu, perusahaan juga berpartisipasi dalam sesi mini studio bersama detikcom untuk membahas pentingnya membangun fondasi infrastruktur digital yang kuat guna mendukung pemanfaatan AI secara aman, efektif, dan berkelanjutan.
Partisipasi Hypernet Technologies juga diwujudkan melalui sesi breakout yang menghadirkan CEO Hypernet Technologies, Sudianto Oei, sebagai narasumber.
Dalam paparannya, Sudianto menyoroti berbagai tantangan dan peluang implementasi AI di lingkungan perusahaan serta pentingnya kesiapan infrastruktur digital sebagai fondasi utama transformasi digital.
"Artificial Intelligence telah menjadi katalis utama dalam transformasi digital perusahaan. Namun, keberhasilannya tidak hanya ditentukan oleh teknologi AI itu sendiri, melainkan juga oleh kesiapan infrastruktur digital, keamanan siber, serta integrasi data yang menjadi fondasinya," ujar Sudianto Oei dalam keterangannya.
Menurut dia, kolaborasi antara penyedia teknologi, pelaku industri, dan pemerintah menjadi faktor penting untuk menghadirkan inovasi yang mampu memberikan nilai tambah bagi dunia usaha sekaligus mempercepat transformasi digital Indonesia.
Sejalan dengan perkembangan teknologi AI yang semakin pesat, Hypernet Technologies juga terus memperkuat strategi inovasi melalui implementasi teknologi kecerdasan buatan di berbagai aspek operasional dan layanan perusahaan.
Sepanjang 2026, perusahaan mengembangkan berbagai kapabilitas dan solusi berbasis AI untuk meningkatkan kualitas layanan, mempercepat proses operasional, menghadirkan analisis yang lebih akurat, serta menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih responsif.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menghadirkan solusi digital yang lebih adaptif terhadap kebutuhan dunia usaha yang terus berkembang.