4 Siswa SMKN 1 Kendari Melaju ke LKSN 2026, Bertarung di Robotik, Jaringan, dan Digital Marketing
Desi Triana Aswan June 18, 2026 06:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Sebanyak empat siswa SMKN 1 Kendari akan mewakili Sulawesi Tenggara (Sultra) pada ajang Lomba Kompetensi Siswa Nasional (LKSN) 2026.

Ajang talenta bergengsi tahunan di bidang riset dan inovasi ini akan berlangsung pada 26 Juli hingga 1 Agustus 2026.

Keempat siswa tersebut akan berkompetisi pada tiga bidang lomba, yakni Robot Bergerak Otonom, Teknik Pengkabelan Jaringan Informasi, dan Digital Marketing.

Pada cabang Robot Bergerak Otonom, SMKN 1 Kendari mengirim La Ode Adil Rahman sebagai ketua tim dan Alvaro Delmetrio Yusfan sebagai anggota tim di bawah bimbingan guru pembina Ismawati Puspaoni. 

Kategori ini menguji kemampuan peserta dalam merancang dan mengembangkan robot yang dapat beroperasi secara mandiri melalui penerapan teknologi otomasi dan rekayasa.

Sementara itu, Yazril Arya Agung Yastopo Yasin Idrus menjadi wakil sekolah pada bidang Teknik Pengkabelan Jaringan Informasi dengan pendampingan guru pembina Sumiati. 

Kompetisi tersebut menilai keterampilan peserta dalam merancang, memasang, hingga mengelola sistem jaringan sesuai kebutuhan industri.

Baca juga: Calon Siswa SMKN 1 Kendari Wajib Lampirkan Nilai Rapor dan TKA, Kuota 504 Kursi untuk 4 Jurusan

Adapun Kristin Angela Triawahyuni dipercaya mengikuti lomba Digital Marketing di bawah bimbingan guru pembina Irfan. 

Pada kategori ini, peserta dituntut menyusun strategi pemasaran digital yang kreatif melalui promosi produk secara daring.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMKN 1 Kendari, Rony, mengatakan LKSN 2026 menjadi ajang bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan dan keterampilan yang telah dipelajari sesuai bidang keahlian masing-masing.

Kata dia, lomba Robot Bergerak Otonom dan Teknik Pengkabelan Jaringan Informasi akan digelar secara luring di Jakarta. 

Sedangkan Digital Marketing dilaksanakan secara daring melalui siaran langsung dan pengiriman video presentasi produk.

“Untuk digital marketing, peserta memasarkan produk melalui live dan video yang dikirim. Penilaian dilakukan berdasarkan kualitas siaran langsung serta materi video yang dipresentasikan oleh peserta,” ujar Rony saat diwawancara di SMKN 1 Kendari, Kamis (18/6/2026).

Ia menyampaikan, seluruh siswa yang akan berlomba di tingkat nasional sebelumnya telah melewati tahapan seleksi di level provinsi. 

Keempat siswa tersebut saat ini tengah beristirahat untuk memulihkan kondisi sebelum kembali menjalani pembinaan intensif.

“Sekarang mereka fokus memulihkan kondisi terlebih dahulu, kemudian akan kembali menjalani bimbingan agar lebih siap menghadapi kompetisi tingkat nasional,” katanya.

Sebagai bagian dari persiapan, SMKN 1 Kendari turut melibatkan dunia industri dengan menghadirkan praktisi sebagai guru tamu sesuai bidang yang dilombakan. 

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kompetensi siswa sekaligus memperbarui wawasan tenaga pendidik terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.

“Kalau program keahlian membutuhkan dukungan dari industri, sekolah tentu mendukung sepenuhnya. Tujuannya bukan hanya untuk meningkatkan kompetensi siswa, tetapi juga memperkaya wawasan dan kemampuan guru,” jelasnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.