Bulan Dana PMI Kabupaten Tegal 2026 Dibuka, Targetkan Raih Rp3 Miliar 
raka f pujangga June 18, 2026 04:55 PM

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Berlangsung Pembukaan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal tahun 2026 sekaligus pemberian penghargaan bagi donor darah sukarela (DDS) 10 dan 25 kali, berlokasi di Aula PMI setempat, Kamis (18/6/2026). 

Pembukaan Bulan Dana PMI Kabupaten Tegal tahun 2026 ditandai dengan pemberian kupon kepada perwakilan masing-masing instansi yang nantinya berpartisipasi. 

Adapun Ketua Bulan Dana PMI Kabupaten Tegal tahun ini yaitu Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo. 

Baca juga: Pemkab Jepara Bantu Kepulangan 6 PMI dari Berbagai Negara Tahun Ini

Dalam sambutannya, AKBP Bayu Prasatyo mengungkapkan, Bulan Dana PMI merupakan kegiatan yang sangat mulia karena bertujuan menghimpun partisipasi dan kepedulian masyarakat guna mendukung berbagai program kemanusiaan PMI. 

Dana yang terkumpul nantinya digunakan untuk membantu sesama yang membutuhkan, memberi pelayanan kemanusiaan, dan memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai kondisi darurat. 

Menurut AKBP Bayu, pada tahun ini panitia Bulan Dana PMI melibatkan 92 seksi usaha yang terdiri dari unsur masyarakat, pelayanan publik, pelajar dan mahasiswa yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Tegal. 

"Kegiatan pengumpulan dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu tahap pertama mulai 1 Juni sampai 31 Agustus, dan tahap dua mulai 1 September sampai 30 November 2026 dengan target penerimaan bersih sebesar Rp3 miliar," ungkap AKBP Bayu Prasatyo, pada Tribunjateng.com. 

AKBP Bayu Prasatyo mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Tegal, baik unsur pemerintah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan maupun masyarakat secara umum untuk berpartisipasi aktif dan memberi dukungan terbaik dalam pelaksanaan Bulan Dana PMI tahun 2026. 

Sinergi antara pemerintah daerah, PMI, TNI-Polri, dunia usaha dan seluruh masyarakat merupakan modal penting dalam mewujudkan Kabupaten Tegal yang aman, sehat, tangguh dan peduli terhadap sesama. 

"Kepedulian sekecil apapun yang kita berikan akan sangat bearti bagi mereka yang membutuhkan semangat gotong royong, solidaritas, dan kemanusiaan yang menjadi karakter bangsa Indonesia harus terus kita pelihara dan tingkatkan," kata AKBP Bayu. 

Ketua PMI Kabupaten Tegal Iman Sisworo menjelaskan, PMI merupakan organisasi kemanusiaan yang senantiasa hadir di tengah masyarakat dalam berbagai situasi, baik dalam pelayanan donor darah, penanganan bencana, pelayanan kesehatan, pelayanan ambulans, distribusi air bersih, pembinaan relawan, maupun kegiatan sosial kemanusiaan lainnya. 
 
Seluruh kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik karena adanya dukungan dari 
berbagai pihak, termasuk melalui penyelenggaraan Bulan Dana PMI yang setiap tahun menjadi salah satu sumber pendanaan utama dalam mendukung operasional dan program kemanusiaan PMI. 
 
Bulan Dana PMI bukan sekadar kegiatan pengumpulan dana, melainkan wujud nyata kepedulian dan gotong royong masyarakat Kabupaten Tegal untuk membantu sesama. 

Setiap kontribusi yang diberikan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan kemanusiaan yang cepat, tepat, dan bermanfaat. 
 
"Kami berharap seluruh elemen masyarakat, baik pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan maupun masyarakat luas dapat berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Bulan Dana PMI Kabupaten Tegal Tahun 2026," tutur Iman. 

Iman berharap, kebersamaan dan kepedulian yang sudah terbangun selama ini menjadi amal ibadah dan memberikan manfaat yang sebesarbesarnya bagi masyarakat Kabupaten Tegal.

"Dengan semangat kebersamaan, kepedulian, dan kemanusiaan, kami optimis target Bulan Dana PMI Tahun 2026 dapat tercapai sehingga PMI Kabupaten Tegal dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," tegas Iman. 

Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Tegal Joko Kurnianto, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang selama ini telah mendukung penyelenggaraan Bulan Dana PMI. 

Seperti unsur pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, lembaga pendidikan, relawan, maupun masyarakat Kabupaten Tegal. 

Diterangkan Joko, pelaksanaan Bulan Dana PMI Kabupaten Tegal tahun 2025 berhasil menghimpun dana sebesar Rp2,33 miliar atau mencapai sekitar 97 persen dari target yang ditetapkan. 

Capaian tersebut bahkan menempatkan Kabupaten Tegal sebagai salah satu daerah dengan hasil Bulan Dana PMI terbaik di Provinsi Jawa Tengah. 

"Prestasi ini merupakan bukti nyata bahwa semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan solidaritas masyarakat Kabupaten Tegal masih tumbuh dengan kuat," ujar Joko. 

Joko menilai, Palang Merah Indonesia merupakan organisasi kemanusiaan yang memiliki peran sangat penting dalam membantu masyarakat. 

Mulai dari pelayanan donor darah, penanganan kebencanaan, bantuan kemanusiaan, pelayanan kesehatan, hingga pembinaan generasi muda melalui berbagai kegiatan kerelawanan. 

Seluruh kegiatan tersebut tentu membutuhkan dukungan sumber daya yang memadai. 

Oleh karena itu, Bulan Dana PMI bukan sekadar kegiatan pengumpulan sumbangan, melainkan gerakan kemanusiaan yang mengajak semua untuk berbagi, peduli, dan hadir bagi sesama yang membutuhkan.

"Saya meyakini setiap kontribusi yang diberikan masyarakat, sekecil apa pun nilainya, akan menjadi energi besar bagi PMI untuk terus menjalankan misi kemanusiaannya. Dana yang terkumpul nantinya akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan dan bantuan yang nyata saat dibutuhkan," terangnya. 

Pada tahun 2026 ini, sambung Joko, Bulan Dana PMI Kabupaten Tegal menargetkan penerimaan bersih sebesar Rp3 miliar. 

Joko Kurnianto optimistis target tersebut dapat tercapai bahkan terlampaui apabila seluruh elemen masyarakat bergerak bersama dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang tinggi.

Untuk itu, Joko mengajak seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, dunia usaha, perbankan, BUMN, BUMD, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh masyarakat Kabupaten Tegal untuk berpartisipasi aktif menyukseskan Bulan Dana PMI Tahun 2026.

Baca juga: Wagub Taj Yasin Minta UDD PMI Jateng Tingkatkan Profesionalisme Pelayanan

Joko juga berharap kepada seluruh panitia dan Seksi Usaha Bulan Dana PMI agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalitas. 

Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama yang harus kita jaga bersama agar semangat berbagi terus tumbuh dan berkembang.

"Semoga ikhtiar yang kita lakukan menjadi amal kebaikan yang membawa manfaat bagi masyarakat serta semakin memperkuat peran PMI dalam memberikan pelayanan kemanusiaan yang profesional, cepat, dan tepat bagi warga Kabupaten Tegal," harap Joko. (dta) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.