UAS Bongkar Kisah Pencalonan Abdul Wahid di Pilkada, Tidak Setuju SF Hariyanto Jadi Wakil Gubernur
Firmauli Sihaloho June 18, 2026 05:19 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kesaksian Ustadz Abdul Somad (UAS) dalam sidang lanjutan Abdul Wahid di Pengadilan Negeri Pekanbaru membongkar sejumlah fakta baru terkait keretakan Gubernur nonaktif Abdul Wahid dengan Plt Gubernur SF Hariyanto.

UAS menceritakan kisah persahabatan dengan Abdul Wahid yang sudah dimulai sejak bersama di UIN Suska Riau dan ikut mendorong dan membantu Abdul Wahid dalam kampanye ke pelosok Indragiri Hilir saat maju sebagai anggota DPR RI.

"Saya sahabat dekat dengan Abdul Wahid sejak beliau maju menjadi anggota DPR RI, turun bersama ke lapangan membantu beliau untuk mendapatkan dukungan masyarakat,"ujar UAS Kamis (18/6/2026).

Setelah duduk sebagai anggota DPR RI dua periode, muncullah ide untuk maju sebagai calon gubernur dan saat itu UAS bersedia untuk membantu turun ke lapangan.

"Kalau untuk bisa berbuat lebih banyak harus duduk di eksekutif, dan saya siap membantu jika maju di Pilkada Gubernur,"ujar UAS.

Namun saat itu, UAS mendorong tiga nama untuk menjadi wakil Abdul Wahid, yakni Ketua DPD PDI Perjuangan Zukri, Mawardi Saleh dan M. Haris, karena ketiganya merupakan santri yang juga punya kedekatan dengan UAS.

Baca juga: Kapal Gratis Mulai Berlayar ke Teluk Lanus, Warga Merasa Sangat Terbantu

Baca juga: Ditikam Pakai Gunting dan Obeng hingga Dipukul Kipas Angin, Aksi Perampokan Sadis di Pelalawan

Abdul Wahid saat itu sempat berkomunikasi dengan bakal calon wakil yang diusulkan UAS.

Namun tetap bersikeras membawa nama SF Hariyanto , sementara UAS tidak setuju dengan nama SF Hariyanto awalnya.

"Setelah diyakinkan Pak Abdul Wahid yang menyatakan dia sudah kenal lama dengan SF Hariyanto, maka akhirnya diputuskanlah wakilnya SF Hariyanto,"ujar UAS.

Ia juga dengan tegas tidak menyetujui nama SF Hariyanto itu menjadi wakilnya Wahid agar ia bisa berkomunikasi dan memberikan saran dan masukan.

UAS juga mengaku sudah mengetahui keretakan hubungan keduanya sebelum pelantikan, dan Abdul Wahid sempat curhat ke dirinya terkait keretakan tersebut dengan adanya pesan ancaman dari SF Hariyanto.(tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.