Geger Bau Menyengat di TPU Susukan Ciracas, Warga Syok Temukan Jasad Bayi Terbungkus Plastik Hitam!
Hironimus Rama June 18, 2026 06:30 PM


TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA – Warga RT 17/04 Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, dikejutkan oleh penemuan tragis pada Kamis (18/6/2026).

Sesosok jasad bayi perempuan ditemukan dalam kondisi memilukan, terbungkus rapat di dalam sebuah kantong plastik hitam di area Taman Pemakaman Umum (TPU) Islam Susukan.

Penemuan mengerikan ini bermula ketika seorang warga melintas di sekitar area pemakaman dan mencium aroma busuk yang sangat tajam.

Baca juga: Terekam Kamera Warga, Sejoli Diduga Asyik Mesum di Sudut Gelap Stadion Mini Pondokgede Bekasi

Merasa curiga, ia pun mencari sumber bau tersebut yang akhirnya mengarah pada sebuah bungkusan plastik hitam misterius.

Betapa terkejutnya warga tersebut ketika membuka bungkusan itu dan mendapati tubuh kaku seorang bayi perempuan tak berdosa di dalamnya.

Temuan ini sontak membuat geger warga sekitar dan langsung dilaporkan kepada pengurus RW setempat sebelum akhirnya diteruskan ke Polsek Ciracas.

Kondisi Jasad dan Evakuasi Kepolisian

Mendapat laporan dari warga, anggota Reskrim Polsek Ciracas bersama Tim Identifikasi tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 09.00 WIB untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekaligus mengevakuasi jasad bayi nahas tersebut.

Berdasarkan pemeriksaan awal dari kepolisian, bayi perempuan itu diperkirakan telah meninggal dunia sejak dua hingga tiga hari yang lalu.

Ketua RW 04, Wahyu, membenarkan kondisi memprihatinkan jasad saat pertama kali ditemukan.

"Pas ditemukan sama warga, kondisi jasad sudah membusuk, mengeluarkan bau menyengat, dan dikerumuni lalat," ucap Wahyu, Kamis (18/6/2026).

Buru Pelaku, Sisir CCTV dan Data Ibu Hamil

Terkait insiden pembuangan bayi yang keji ini, pihak lingkungan tidak tinggal diam. Wahyu menegaskan bahwa ia akan segera mengumpulkan seluruh Ketua RT di wilayah tugasnya untuk melakukan pendataan menyeluruh, terutama terhadap remaja atau wanita yang diketahui sedang hamil dalam beberapa waktu terakhir.

"Kami akan melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan para Ketua RT untuk mencari informasi yang sekiranya dapat membantu pihak kepolisian mengungkap kasus ini," singkat Wahyu.

Ia sangat berharap pelaku pembuangan bayi ini bisa segera diringkus dan diproses hukum karena telah menghilangkan nyawa manusia secara sadis.

Untuk mempersempit ruang gerak pelaku, pengurus RW juga akan memanfaatkan teknologi keamanan di sekitar lokasi.

"Kami juga akan mencari CCTV nya di dua atau tiga hari lalu untuk melihat siapa yang membuang bayi ini menggunakan plastik hitam," tandasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.