Tak Cuma Fokus Pendidikan, YPBLC Ingatkan Pentingnya Kesehatan Modal Dasar Menempuh Pendidikan Layak
Wahyu Aji June 18, 2026 05:21 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mengawali rangkaian aksi kemanusiaannya di pertengahan Juni, Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti (YPBLC) secara resmi membuka program Corporate Social Responsibility (CSR) di wilayah Jawa Tengah pada Sabtu (13/6/2026).

Bertempat di Desa Karanggedang, Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap, YPBLC menyelenggarakan pengobatan massal gratis dan mendistribusikan 250 paket sembako untuk warga lokal yang membutuhkan.

Dalam menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis ini, Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti tidak bergerak sendiri.

Guna memastikan pelayanan medis yang optimal dan profesional, YPBLC berkolaborasi dengan Rumah Sakit Umum (RSU) Aghisna Medika Sidareja.

Tim medis dari rumah sakit tersebut diterjunkan langsung untuk memeriksa kondisi kesehatan warga, mulai dari pengecekan tekanan darah, gula darah, hingga konsultasi keluhan penyakit umum.

Ketua Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti, Kasih Hanggoro, MBA hadir langsung meninjau jalannya kegiatan di kedua lokasi tersebut. Kehadiran pucuk pimpinan yayasan ini menegaskan bahwa kepedulian sosial merupakan pilar penting yang berjalan beriringan dengan visi pendidikan yang diemban oleh institusi.

Julian Bongsoikrama, B.A., M.Sc.,Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti.
Julian Bongsoikrama, B.A., M.Sc.,Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti.

Di hadapan para tamu undangan dan warga yang hadir, Kasih Hanggoro, MBA memaparkan tujuan utama dibalik kemitraan strategis dengan fasilitas kesehatan lokal ini.

Dirinya menyebutkan bahwa aspek kesehatan merupakan modal paling mendasar bagi setiap individu untuk dapat beraktivitas dan menempuh pendidikan dengan baik.

"Kolaborasi antara Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti dengan RSU Aghisna Medika adalah bentuk kerja nyata kami untuk mendekatkan akses kesehatan berkualitas kepada warga Desa Karanggedang. Kami berharap, bantuan sembako dan periksa gratis ini bisa meringankan beban dapur sekaligus memberikan ketenangan bagi warga dalam menjaga kesehatannya," kata Kasih Hanggoro.

Sementara itu, Ketua BPH YPBLC, Julian Bongsoikrama, B.A., M.Sc. menekankan pentingnya aspek manajerial dan kolaborasi teknis dalam memastikan efektivitas penyaluran bantuan kemanusiaan ini di lapangan.

"Kemitraan strategis dengan RSU Aghisna Medika ini kami rancang agar penanganan medis yang diterima warga benar-benar akurat dan tepat sasaran. Dari sisi operasional harian yayasan, kami ingin memastikan bahwa setiap bantuan logistik maupun layanan kesehatan yang disalurkan dapat terdistribusi secara merata tanpa kendala birokrasi, demi kenyamanan masyarakat Desa Karanggedang," kata Julian Bongsoikrama.

Kegiatan bakti sosial yang dimulai tepat pukul 08.00 WIB hingga berakhir pada pukul 13.00 WIB ini terpantau berjalan kondusif dan terstruktur.

Kehadiran perwakilan Camat Sidareja bersama Lurah Desa Karanggedang di lokasi acara memperkuat legitimasi dan kelancaran mobilisasi massa, sehingga penumpukan antrean dapat dihindari melalui sistem kupon yang rapi.

Masyarakat Desa Karanggedang tampak mengekspresikan rasa syukur dan kebahagiaan mereka atas inisiatif CSR yang dibawa oleh YPBLC.

Bagi warga setempat, kehadiran tim medis dan bantuan pangan gratis ini datang di waktu yang tepat, membantu stabilitas ekonomi rumah tangga mereka di tengah fluktuasi harga barang pokok saat ini.

Melalui keberhasilan pelaksanaan hari pertama di Cilacap ini, Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti mempertegas posisinya sebagai lembaga yang tidak hanya fokus pada kecerdasan akademis, namun juga memiliki kepekaan sosial (budi luhur) yang diimplementasikan secara konkret di tengah masyarakat. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.