- Misteri pembunuhan bocah perempuan bernama Bilqis Rajiansyah (11) di Dukuh Bromo Asri, Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Sragen, semakin menyita perhatian publik.
Setelah polisi menangkap pelaku berinisial S, muncul fakta baru, dimana ayah tiri korban dikabarkan menghilang di tengah proses penyelidikan.
Menurut keterangan Kepala Desa Dawung, Aris Sudaryanto pada Kamis (18/6), ayah tiri Bilqis sempat mengeluh sesak napas saat menjalani pemeriksaan.
Ia kemudian dirawat di RSU Mardi Lestari, dekat Mapolres Sragen.
Namun, pada Kamis (11/6/2026) dini hari, ayah tiri korban tidak lagi berada di ruang perawatan.
Sebagai informasi, pelaku pembunuhan Bilqis inisial S, warga Desa Bumiaji, Kecamatan Gondang, sebelumnya telah berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian.
Fakta mengejutkan muncul lantaran S disebut-sebut merupakan teman dekat dari ayah tiri korban.
Hal ini menambah spekulasi di masyarakat terkait kemungkinan adanya keterkaitan lebih jauh antara keduanya dalam pembunuhan Bilqis.
Sementara itu ibu korban, Dewi Sri Lestari (34), masih mengalami trauma mendalam atas kematian sang putri.
Ia memilih cuti selama 40 hari dari pekerjaannya dan tinggal di rumah orang tuanya di Dukuh Prayunan, sekitar empat kilometer dari lokasi kejadian.
Dewi bahkan berencana menjual rumah yang baru beberapa bulan lalu dibelinya dengan skema angsuran bank senilai Rp 100 juta.
Rumah tersebut kini dianggap menyimpan luka mendalam sehingga sulit untuk ditempati kembali.
Sementara itu, polisi masih melengkapi keterangan saksi dan bukti terkait kasus ini.
Pelaku S sudah ditetapkan sebagai tersangka, sementara keberadaan ayah tiri korban masih menjadi tanda tanya.
Aparat menegaskan penyelidikan akan terus dilakukan untuk mengungkap seluruh fakta di balik tragedi yang menewaskan Bilqis.