Korban kemudian menjawab bahwa layanan jastip yang dikelolanya telah tutup. Namun, percakapan kemudian berlanjut ke arah yang dinilai tidak pantas. Pelaku sempat bertanya pada korban "kakaknya hyper ga" sebelum akhirnya mengajukan pertanyaan yang mengarah pada persoalan seksual.
"Maaf ya kalau kurang sopan. Kakaknya pernah hb?" tulis pelaku dalam pesan yang beredar luas di media sosial.
Istilah "hb" yang diduga merujuk pada hubungan badan itu memicu kecaman dari warganet maupun mahasiswa.
Banyak pihak menilai pertanyaan tersebut merupakan bentuk pelecehan seksual verbal yang tidak pantas disampaikan kepada orang yang tidak memiliki hubungan pribadi dengan pelaku.
"Pelaku ini awalnya nge-chat ke driver jastip. Dia nanya masih open jastip tidak, dijawab korban sudah close. Lalu, pelaku ini tanya-tanya yang menjurus ke hubungan badan ke korban," kata seorang mahasiswa yang enggan disebut namanya saat dikonfirmasi, Kamis (18/6/2026).
Perbincangan mengenai kasus tersebut kemudian meluas di media sosial.
Akibat perbuatannya, pelaku diminta menyampaikan permintaan maaf secara terbuka yang dilakukan di kawasan Simpang Tujuh Kampus Unnes, Sekaran, Gunungpati, Kota Semarang, Rabu (17/6/2026) malam.
"Dari hati nurani saya minta maaf banget. Saya menyesali perbuatan saya kali ini. Saya tidak akan mengulangi lagi," kata Muhammad Fito Alinsky, terduga pelaku, saat menyampaikan permintaan maaf di kawasan ATM Center Simpang Tujuh Unnes sekitar pukul 23.00 WIB.
Dalam momen tersebut, ratusan mahasiswa memadati lokasi permintaan maaf pelaku. Massa mengepung terduga pelaku yang merupakan mahasiswa di kampus tersebut.
Banyaknya massa yang memenuhi lokasi membuat situasi sempat tidak kondusif. Sejumlah video dan unggahan yang beredar di media sosial menunjukkan kerumunan mahasiswa bertahan hingga Kamis dini hari.
Pelaku kemudian diamankan oleh satuan pengamanan (satpam) kampus sebelum akhirnya dijemput petugas kepolisian dan dibawa ke Polrestabes Semarang.
Selengkapnya: Oknum Mahasiswa Unnes Lecehkan Driver Jastip, Dihukum Minta Maaf Terbuka
#viraldimediasosial #pelecehanseksual #unnes #jastip #mahasiswa #semarang #jawatengah