TRIBUNNEWS.COM - Update ranking FIFA peserta Piala Dunia 2026 setelah matchday pertama penyisihan grup berlangsung hingga Kamis (18/6/2026).
Argentina masih berada di urutan teratas setelah mengalahkan Aljazair 3-0, kemudian diikuti Prancis yang naik satu tingkat menyusul hasil imbang yang diraih oleh Spanyol.
Tidak banyak perubahan yang terjadi dalam urutan 1-10 ranking FIFA.
Lonjakan yang paling tinggi diraih oleh Ghana karena berhasil mengalahkan Panama 1-0.
Tim asuhan Carlos Queiroz itu naik delapan tingkat ke urutan 65 ranking FIFA.
Sementara penurunan paling signifikan terasa oleh Tunisia yang dihajar Swedia 5-1. Kekalahan itu membuat Tunisia turun 10 tingkat ke urutan ke-55.
Penurunan itu bisa terjadi lagi setelah matchday kedua karena lawan yang mereka hadapi adalah Jepang, salah satu tim kuat Asia yang berhasil menahan imbang Belanda.
Untuk diketahui, FIFA meluncurkan inovasi sejak Maret lalu dalam hal update peringkat tim secara real tim seiring terciptanya gol dalam pertandingan.
Jadi, setelah peluit kick-off dibunyikan wasit, setiap tim akan mendapatkan perolehan poin berdasarkan hasil yang mereka raih dan langsung mengalami pembaharuan dalam penempatan di ranking FIFA.
Berikut update ranking FIFA peserta Piala Dunia 2026 setelah matchday pertama:
1. Argentina (menang 3-0 atas Aljazair)
2. Prancis (menang 3-1 atas Senegal) naik satu tingkat
3. Spanyol (imbang 0-0 dari Tanjung Verde) turun satu tingkat
4. Inggris (menang 4-2 atas Kroasia) tetap
5. Brasil (imbang 1-1 dari Maroko) naik satu tingkat)
6. Maroko (imbang 1-1 dari Brasil) naik satu tingkat
7. Portugal (imbang 1-1 dari RD Kongo) turun 2 tingkat
8. Belanda (imbang 2-2 dari Jepang) tetap
9. Jerman (menang 7-1 atas Curacao) naik satu tingkat)
10. Belgia (imbang 1-1 dari Mesir) turun satu tingkat
11. Kolombia (menang 3-1 atas Uzbekistan) naik dua tingkat
13. Meksiko (menang 2-0 atas Afrika Selatan) naik satu tingkat
14. Kroasia (kalah 2-4 dari Inggris) turun tiga tingkat
15. Amerika Serikat (menang 4-1 atas Paraguay) naik dua tingkat)
16. Senegal (kalah 1-3 dari Prancis) turun satu tingkat
17. Jepang (imbang 2-2 dari Belanda) naik satu tingkat
18. Uruguay (imbang 1-1 dari Arab Saudi) turun satu tingkat
19. Swiss (imbang 1-1 dari Qatar) tetap
21. Austria (menang 3-1 atas Yordania) naik tiga tingkat
22. Republik Korea (menang 2-1 atas Rep Ceko) naik tiga tingkat
23. Australia (menang 2-0 atas Turki) naik empat tingkat
24. Iran (imbang 2-2 dari Selandia Baru) turun empat tingkat
26. Turki (kalah 0-2 dari Australia) turun empat tingkat
27. Norwegia (menang 4-1 atas Irak) naik empat tingkat
28. Ekuador (kalah 0-1 dari Pantai Gading) turun lima tingkat
29. Mesir (imbang 1-1 dari Belgia) tetap
30. Pantai Gading (menang 1-0 atas Ekuador) naik tiga tingkat
31. Aljazair (kalah 0-3 dari Argentina) turun tiga tingkat
32. Kanada (imbang 1-1 dari Bosnia) turun dua tingkat
34. Swedia (menang 5-1 atas Tunisia) naik empat tingkat
37. Skotlandia (menang 1-0 atas Haiti) naik lima tingkat
40. Panama (kalah 0-1 dari Ghana) turun enam tingkat
42. Paraguay (kalah 4-1 dari Amerika Serikat) turun satu tingkat
43. RD Kongo (imbang 1-1 dari Portugal) naik tiga tingkat
44. Ceko (kalah 1-2 dari Korea Selatan) turun empat tingkat
49. Qatar (imbang 1-1 dari Swiss) naik tujuh tingkat
55. Tunisia (kalah 1-5 dari Swedia) turun sepuluh tingkat
56. Uzbekistan (kalah 1-3 dari Kolombia) turun enam tingkat
59. Arab Saudi (imbang 1-1 Uruguay) naik dua tingkat
60. Irak (kalah 1-4 dari Norwegia) turun tiga tingkat
61. Afrika Selatan (kalah 0-2 dari Meksiko) turun satu tingkat
63. Bosnia dan Herzegovina (imbang 1-1 dari Kanada) naik satu tingkat
64. Tanjung Verde (imbang 0-0 dari Spanyol) naik tiga tingkat
65. Ghana (menang 1-0 atas Panama) naik delapan tingkat
68. Yordania (kalah 1-3 dari Austria) turun lima tingkat
82. Selandia Baru (imbang 2-2 dari Iran) naik dua tingkat
83. Curacao (kalah 1-7 dari Jerman) turun satu tingkat
85. Haiti ( kalah 0-1 dari Skotlandia) turun dua tingkat
Argentina yang kukuh di puncak ranking FIFA meraih kemenangan telak atas Aljazair 3-0 berkat hattrick Lionel Messi.
Sebelum turnamen berlangsung, banyak keraguan yang timbul untuk pemain berusia 38 tahun tersebut, di antaranya masalah kebugaran, semangat motivasinya bermain, hingga intensitasnya di lapangan.
Namun, Messi menjawab semua itu dengan tiga gol dan sejumlah rekor yang tercipta untuk mengawali langkahnya mempertahankan gelar juara dunia.
Football Enthusiast, Gigih W berpendapat sosok Lionel Messi memberikan kepercayaan yang begitu dalam kepada skuad Lionel Scaloni di timnas Argentina.
Pola pikir mereka telah terbentuk, 'jika ada Lionel Messi di lapangan, siapa pun lawan dapat mereka taklukkan'.
"Superstar Lionel Messi itu faktor X yang luar biasa bagi Argentina," kata Gigih W dalam podcast Super Taktik di Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.
"Messi secara mental membantu banget. Adanya dia ngeboost kepercayaan diri tim banget. Adanya pengaruh Messi di lapangan itu pengaruh signifikan bagi Argentina secara mental," tambahnya.
Selain itu, faktor Lionel Scaloni sebagai juru taktik memegang kendali yang sangat besar dalam penampilan anak asuhnya.
Bagi Gigih, kedekatannya dengan Lionel Messi dan kolega menjadi satu di antara faktor keberhasilan Argentina sejauh ini.
"Kedekatan Scaloni dengan para pemain menjadi kunci Argentina di Piala Dunia 2026," bebernya.
"Argentina juga menjadi salah satu favorit juara karena proses transisi skuad yang berjalan mulus serta adanya faktor X dari Lionel Messi," jelasnya.
(Tribunnews.com/Sina)