TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang, Suhardjo, menguraikan kesiapan dan strategi kontingen daerah menuju ajang Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke‑XVII di Gorontalo, 20–25 Juni 2026.
Persiapan berlangsung sejak Pekan Daerah (Peda) tingkat Provinsi Banten 2025, di mana Kabupaten Serang berhasil meraih juara umum dan sekaligus menjadi ajang seleksi peserta.
"Lebih dari sekadar piala, fokus utama adalah menyerap ilmu dan teknologi dari daerah lain untuk diterapkan di Serang. Perlombaan seperti cerdas cermat atau ketangkasan sifatnya pendukung, bukan tolok ukur utama seperti PON. Kami minta peserta utamakan seminar, kunjungan lapangan, dan pelatihan praktik," tegas Suhardjo, Kamis, (18/6/2026).
Ia menyebutkan total kontingen Kabupaten Serang berjumlah 42 orang, jumlah tersebut terbanyak se‑Provinsi Banten terdiri dari 32 petani, 5 pendamping, dan 5 petugas Dinas Perikanan.
Sedangkan, produk unggulan kontingen asal Kabupaten Serang yang dipamerkan pada ajang Penas KTNA 2026 adalah olahan talas bening dari Kecamatan Pabuaran.
"Daunnya diolah menjadi tembakau tanpa nikotin, sementara umbinya menjadi tepung untuk kue, roti, hingga brownies," kata Suhardjo.
Baca juga: Bupati Zakiyah Ultimatum THM Bandel di Kabupaten Serang, Terancam Dibongkar
Suhardjo menegaskan, bagi yang berprestasi, Pemkab Serang tidak memberikan hadiah uang tunai, melainkan alat dan mesin pertanian (alsintan) seperti traktor dan pompa air. Provinsi Banten juga menyiapkan penghargaan serupa bagi pemenang.
Penas KTNA XVII rencananya akan dibuka oleh Menteri Pertanian dan ditutup oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Ia berharap Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, dapat hadir langsung untuk memberi motivasi kepada petani dan nelayan di acara tersebut.
"Tentu pertemuan dengan pimpinan pusat berpotensi membuka peluang program pembangunan pertanian dan perikanan bagi Kabupaten Serang," tutup Suhardjo.