Efek Shin Tae-yong di Persija: Lepas Riko Simanjuntak dan Hansamu, Anggaran Belanja Siap Dikucurkan
Sarah Elnyora Rumaropen June 18, 2026 07:45 PM

SURYAMALANG.COM, JAKARTA - Manajemen Persija Jakarta melakukan perombakan skuad besar-besaran dengan resmi melepas 11 pemain, termasuk dua pilar senior Riko Simanjuntak dan Hansamu Yama, menjelang bergulirnya Super League 2026/2027.

Langkah berani ini merupakan bagian dari efek kedatangan pelatih baru, Shin Tae-yong, yang kini memegang kendali penuh atas regulasi keluar-masuknya pemain di kubu Macan Kemayoran.

Setelah cuci gudang tersebut, manajemen dipastikan siap mengucurkan anggaran belanja baru yang nominalnya dikabarkan melebihi pengeluaran musim lalu demi membangun tim yang kompetitif.

Cuci Gudang Macan Kemayoran

Winger lincah Riko Simanjuntak telah menjadi bagian dari Persija sejak Liga 1 2018 dan langsung menjelma sebagai pilar penting.

Bersama Macan Kemayoran, Riko berhasil meraih deretan prestasi gemilang mulai dari juara Liga 1 2018, Piala Presiden 2018, Boost Fix Super Cup 2018, hingga Piala Menpora 2021.

Riko membukukan catatan impresif berupa 12 gol dan 67 assist dari total 207 laga di semua ajang, baik kompetisi nasional, turnamen pramusim, maupun ajang internasional, meskipun dalam 1,5 musim terakhir ia sempat dipinjamkan ke PSS Sleman untuk membantu klub tersebut kembali ke kasta tertinggi.

Selain Riko, Persija juga resmi melepas penyerang muda Alfriyanto Nico.

Baca juga: Tragedi Konvoi Ultah Klub Bola di Surabaya, Pelajar SMA Tewas Kena Sajam saat Lerai Pengeroyokan

Mengorbit di level profesional setelah menjadi salah satu dari 10 debutan di Liga 1 2021/2022, Nico mencatatkan 55 penampilan dengan koleksi empat gol dan dua assist selama berseragam jingga.

Dalam periode lima musim setelah debutnya, Nico sempat mematangkan kemampuan melalui masa peminjaman ke beberapa klub seperti PSIM (2023/2024), Dewa United (2024/2025), dan Persis Solo (2025/2026).

Nama pilar lokal terakhir yang resmi menuntaskan kebersamaannya adalah bek senior Hansamu Yama.

Bergabung sejak Liga 1 2022/2023, Hansamu dipercaya tampil dalam 63 pertandingan dengan torehan tiga gol serta dua assist.

Sama seperti Riko dan Nico, Hansamu juga menjalani masa peminjaman sejak pertengahan musim Super League 2025/2026 kemarin ke Arema FC.

Sebelum mendepak ketiga pemain di atas, Persija sudah lebih dahulu melepas delapan penggawa lokal dan asing lainnya.

Mereka adalah Carlos Eduardo, Thales Lira, Bruno Tubarao, Allano Lima, Emaxwell Souza, Alaeddine Ajaraie, Jean Motta, serta satu gelandang lokal Hanif Sjahbandi.

Apresiasi Manajemen dan Kontrak Profesional

Perpisahan ini meninggalkan jejak cerita tersendiri, mengingat kontribusi, kerja keras, dan momen-momen penting yang pernah mereka ukir bersama Macan Kemayoran di berbagai fase kompetisi.

Presiden Persija, Mohamad Prapanca, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas perjuangan yang telah mereka hadirkan selama ini.

Baca juga: Julian Guevara, Betinho, dan Matheus Blade Resmi Bertahan di Arema FC, Kunci Kerangka Skuad

“Kami mengapresiasi dan berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada Riko, Nico, dan Hansamu atas perjuangannya yang telah mereka tunjukkan selama berseragam Persija" kata Prapanca dikutip dari laman resmi Persija, Rabu (17/6/2026).

"Mereka adalah bagian dari perjalanan penting klub ini, dan kontribusi mereka akan selalu menjadi bagian dari cerita Macan Kemayoran," lanjutnya. 

"Meski kebersamaan ini harus berakhir, kami semua tetap saling menghormati. Keputusan tersebut sebagai bagian dari dinamika sepak bola profesional. Kami mendoakan yang terbaik untuk karir mereka selanjutnya,” tutur Prapanca menambahkan.

Kendali Penuh Shin Tae-yong dan Anggaran Belanja

Setelah melepas total 11 pemain, manajemen Persija Jakarta kini siap untuk bergerak aktif berbelanja pemain baru.

Mengenai komposisi skuad untuk Super League 2026/2027, manajemen menyerahkan segala keputusan sepenuhnya ke tangan juru taktik anyar asal Korea Selatan, Shin Tae-yong.

Eks pelatih Timnas Indonesia itu diharapkan bisa segera memutuskan siapa pemain yang bertahan dan direkrut, mengingat hingga saat ini belum ada pemain baru yang mendarat di ibu kota.

Prapanca menegaskan, dirinya masih terus menunggu pembaruan radar transfer dari sang pelatih.

"Untuk tim senior, kami menyerahkan sepenuhnya proses rekrutmen kepada Coach Shin Tae-yong," kata Prapanca dilansir BolaSport (grup suryamalang) dari tvOne, Kamis, (18/6/2026).

Baca juga: Shin Tae-yong dan Persija Jalin Kontrak Jangka Panjang, Misi Raih Juara Super League dan Tembus Asia

Demi memuluskan langkah berburu amunisi anyar, manajemen Persija dan Shin Tae-yong sudah sepakat mengenai besaran dana yang akan dikeluarkan.

Prapanca enggan menyebutkan nominal pastinya secara terbuka, namun kabarnya anggaran belanja musim ini sengaja ditingkatkan hingga melebihi pengeluaran anggaran Persija musim lalu saat masih ditangani oleh pelatih Mauricio Souza.

"Tentu saja dia tetap berdiskusi dengan kami terkait anggaran. Namun mengenai anggaran itu sendiri sudah kami sepakati sejak awal ketika mencapai kesepakatan kerja sama. Jadi seharusnya tidak ada kejutan lagi," ungkap Prapanca.

Pihak manajemen optimistis kerja sama pendanaan ini akan berjalan rapi di bawah kendali Shin Tae-yong karena adanya komitmen batasan kuota nilai transfer yang ketat.

"Sudah ada batasannya dan tidak boleh melebihi angka tersebut. Saya melihat Coach Shin Tae-yong adalah sosok yang disiplin dan berkomitmen dalam memimpin sebuah tim. Mudah-mudahan komitmen itu bisa terus kami pegang bersama," tutup Prapanca.

(BolaSport.com/BolaSport.com/Mochamad Hary Prasetya)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.