Perhatian warganet tertuju pada berbagai keluhan yang disampaikan pasien maupun keluarga pasien terkait pelayanan di fasilitas kesehatan tersebut.
Dari beragam ulasan yang muncul, persoalan antrean panjang menjadi salah satu keluhan yang paling banyak disorot.
Tak sedikit warga mengaku harus menunggu dalam waktu lama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
"Pelayanan sangat buruk,, semua serba antri lama... Njelehi polll..." tulis salah satu warganet dalam ulasannya.
Keluhan serupa juga muncul dari sejumlah pengguna lain yang mengaku kurang puas dengan waktu tunggu pelayanan.
Baca juga: Sosok Mujazin Investor Dapur MBG yang Marah-marah di Kantor BGN, Mengaku Kena Tipu Rp 218 M
Beberapa di antaranya menilai antrean yang panjang membuat proses berobat menjadi kurang nyaman, terutama bagi pasien yang sedang dalam kondisi sakit.
Meski demikian, tidak semua ulasan bernada negatif. Sejumlah warga justru memberikan apresiasi terhadap pelayanan yang diberikan oleh Puskesmas Karanganom.
Beberapa warganet bahkan menyebut puskesmas tersebut sebagai salah satu fasilitas kesehatan dengan pelayanan terbaik di wilayah Klaten.
Menariknya, pihak puskesmas sendiri diketahui secara aktif mendorong masyarakat untuk memberikan penilaian dan ulasan setelah mendapatkan pelayanan.
Dari banyaknya ulasan yang masuk, pelayanan poli gigi dan mulut menjadi salah satu bagian yang paling sering mendapat sorotan.
Sejumlah pasien mengeluhkan pelayanan di unit tersebut sehingga menjadi perhatian tersendiri bagi pihak manajemen puskesmas.
Baca juga: Mengenang Olivia Dewi, Model Meninggal Kecelakaan Nissan Juke, Ternyata Kakak Aktor, Ziarah ke Makam
Sorotan terhadap pelayanan dokter gigi bahkan sempat menjadi bahan pembicaraan saat Hamenang bertemu langsung dengan Kepala Puskesmas Karanganom.
Dalam kesempatan tersebut, Hamenang secara terbuka menyampaikan sejumlah masukan yang diperolehnya dari ulasan masyarakat.
"Nanti tolong tegur ya pak Kapus (Kepala Puskesmas), dokter giginya," ucap Hamenang.
Tak hanya itu, ada pula ulasan yang dinilai cukup ironis oleh warganet.
Beberapa pengguna justru menilai petugas parkir di area puskesmas lebih ramah dibandingkan tenaga medis yang memberikan pelayanan.
Komentar tersebut kemudian ramai diperbincangkan karena menunjukkan adanya harapan masyarakat terhadap peningkatan kualitas pelayanan, bukan hanya dari sisi medis tetapi juga dalam aspek komunikasi dan keramahan kepada pasien.
Di tengah berbagai kritik yang muncul, Hamenang juga sempat berbincang dengan petugas administrasi untuk mengetahui jumlah pasien yang dilayani setiap hari.
"Sehari melayani berapa pasien ini?" tanya Hamenang.
"Lebih dari seratus pak," ucap para petugas.
Jumlah pasien yang mencapai lebih dari seratus orang per hari itu dinilai menjadi salah satu tantangan tersendiri bagi tenaga kesehatan dan petugas administrasi dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.
Di satu sisi, kritik yang disampaikan warga menunjukkan masih adanya aspek pelayanan yang perlu diperbaiki.
Namun di sisi lain, ulasan positif dari masyarakat juga menjadi bukti bahwa masih ada pasien yang merasa puas terhadap layanan yang diberikan.
Perdebatan mengenai kualitas pelayanan Puskesmas Karanganom pun terus menjadi perhatian publik, terutama setelah berbagai ulasan tersebut viral dan menyita perhatian warganet di media sosial.
(Tribunnewsmaker.com/Candra)