TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Gubernur Hendrik Lewerissa memimpin langsung kontingen (duta) Pesparawi Provinsi Maluku untuk mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari Papua Barat.
Kedatangan Gubernur Hendrik Lewerissa bersama istri dan rombongan mendapat sambutan spesial dari panitia pelaksana, orang tua asuh, serta masyarakat di Bandara Rendani Manokwari, Kamis (18/6/2026).
Suasana penuh kekeluargaan dan sukacita mewarnai prosesi penyambutan, mencerminkan semangat 'pela gandong' (persaudaraan) yang menjadi salah satu nilai utama dalam pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV di Papua Barat.
Di Bandara Rendani, Gubernur Hendrik dan istri beserta ketua rombongan Maluku disambut dengan mahkota adat Papua serta pengalungan kalung adat khas suku Arfak sebagai simbol penghormatan dan ucapan selamat datang.
Kesempatan tersebut, Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Maluku, Paulus Kastanya, menyebut Provinsi Maluku mengutus 272 perwakilan yang terdiri dari peserta, pelatih, official, dan pendamping.
“Kami datang sebanyak 272 orang dan mengikuti seluruh kategori lomba yang dipertandingkan pada Pesparawi Nasional XIV,” ujar Paulus.
Baca juga: Gubernur Dominggus Mandacan Lepas Kontingen Papua Barat ke Pesparawi Nasional XIV
Menurutnya, Maluku menjadi salah satu provinsi yang menurunkan kontingen di semua cabang lomba sebagai bentuk keseriusan mendukung pengembangan seni paduan suara dan musik gerejawi di tingkat nasional.
Ia menegaskan, keikutsertaan Maluku tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga sebagai momentum mempererat tali persaudaraan antarumat Kristen dari berbagai daerah di Indonesia.
“Pesparawi adalah ruang perjumpaan yang menyatukan keberagaman budaya, bahasa, dan latar belakang peserta dalam satu semangat pelayanan dan pujian kepada Tuhan,” katanya.
Paulus menambahkan, nilai persatuan yang dibangun melalui Pesparawi menjadi kekuatan penting dalam menjaga harmoni bangsa di tengah keberagaman.
Meski mengedepankan kebersamaan, Maluku tetap datang dengan tekad meraih prestasi terbaik.
“Karena ini perlombaan, tentu target kami adalah menang. Kami ingin memberikan yang terbaik bagi Maluku dan membawa pulang hasil membanggakan,” tegasnya.
Baca juga: Sambutan Hangat Panitia Iringi Kedatangan Kontingen Jawa Tengah di Manokwari
Pesparawi Nasional XIV yang berlangsung di Kabupaten Manokwari pada 18–28 Juni 2026 menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya Papua Barat dipercaya sebagai tuan rumah ajang paduan suara gerejawi tingkat nasional.
Ribuan peserta dari 38 provinsi hadir untuk mengikuti berbagai kategori lomba sekaligus merajut persaudaraan dalam bingkai iman dan kebangsaan.
Kehadiran kontingen Maluku bersama Gubernur Hendrik Lewerissa dan istri menambah semarak pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV, yang tidak hanya menjadi ajang kompetisi seni suara gerejawi, tetapi juga sarana memperkuat persatuan, memperkenalkan budaya daerah, serta menggerakkan sektor ekonomi dan pariwisata di Papua Barat.
Dengan semangat “harmoni dalam keberagaman”, Pesparawi Nasional XIV diharapkan menjadi panggung yang mempertemukan seluruh anak bangsa dalam pujian, persaudaraan, dan cinta terhadap Indonesia.