TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Sebuah mobil ambulans milik Puskesmas Kalumpang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Jalur 2 Kali Mamuju, Kelurahan Mamunyu, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (18/6/2026) sekitar pukul 17.00 WITA.
Ambulans bernomor polisi DC 8059 A tersebut hilang kendali hingga terjun ke jurang setelah diduga mengalami patah pada komponen tie rod atau bagian kaki-kaki kendaraan.
Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, membenarkan peristiwa kecelakaan tunggal yang menimpa mobil ambulans tersebut.
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Ambulance di Mamuju Tengah: Ban Meletus, Mobil Terguling
Baca juga: WALHI Sulbar Desak ATR/BPN dan Pemprov Libatkan Masyarakat Sipil dalam Revisi RTRW
"Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal. Mobil ambulans tersebut dikemudikan oleh seorang pemuda bernama Arya (23), warga Tadui, Kecamatan Kalukku," ujar Herman.
Herman menjelaskan, peristiwa bermula saat ambulans yang dikemudikan Arya bergerak dari arah utara menuju selatan.
Kondisi cuaca di lokasi saat itu dilaporkan cerah.
Namun, saat melintas di lokasi kejadian yang memiliki kondisi jalan menurun dan menikung, mobil tiba-tiba mengalami kendala teknis.
"Saat di jalan menikung dan menurun, tie rod dari mobil tersebut patah. Akibatnya pengemudi kehilangan kendali (out of control) ke arah kiri lalu jatuh ke dalam jurang," jelas Herman.
Warga sekitar yang berada di lokasi kejadian langsung berupaya memberikan pertolongan sesaat setelah melihat mobil tersebut terjun ke jurang.
Akibat insiden tersebut, Arya selaku pengemudi ambulans mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan (faskes) terdekat.
"Pengemudi atas nama Arya mengalami nyeri pada bagian leher. Korban sudah langsung dievakuasi ke faskes untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut," kata Herman.
Sementara itu, kondisi mobil ambulans mengalami kerusakan cukup parah.
Bodi kendaraan tampak penyok di beberapa bagian, kaca belakang pecah, serta terjadi kerusakan pada sistem roda akibat patahnya komponen tie rod.
Herman menambahkan, pihak kepolisian dari Polresta Mamuju telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta mengamankan kendaraan sebagai barang bukti. (*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Suandi