Lupa Matikan Genset Saat PLN Menyala, Toko Baju di Doro Rugi Rp200 Juta
Daniel Ari Purnomo June 19, 2026 12:07 AM

TRIBUNBANYUMAS.COM, PEKALONGAN - Kelalaian mematikan mesin genset sesaat ketika aliran listrik PLN kembali normal, diduga kuat menjadi pemicu utama peristiwa kebakaran yang menghanguskan sebuah bangunan gudang milik Toko Pakaian Putra Sandang.

Gudang tersebut berlokasi di Jalan Raya Ahmad Yani, Desa Doro, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, pada Rabu (17/6/2026) malam.

Beruntung, sama sekali tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden mencekam tersebut.

Baca juga: Kronologi Kebakaran Bangunan Pengasapan Kopra di Gandrungmangu Cilacap

Akan tetapi, kerugian material yang diderita oleh pihak pemilik usaha pakaian itu diperkirakan menembus angka Rp200 juta.

Peristiwa kebakaran hebat ini pertama kali diketahui oleh warga pada sekitar pukul 18.45 WIB. Bangunan gudang yang ludes terbakar itu sejatinya merupakan tempat khusus penyimpanan pasokan pakaian dan berbagai barang dagangan milik seorang pemuda bernama Hendar Putra Ivada (20), yang tercatat sebagai warga asal Desa Kedungpatangewu, Kecamatan Kedungwuni.

Berdasarkan himpunan keterangan dari sejumlah saksi mata di lokasi kejadian, sebelumnya memang sempat terjadi insiden pemadaman aliran listrik PLN secara serentak di kawasan Kecamatan Doro pada sekitar pukul 17.25 WIB. Demi menjaga roda aktivitas usaha tokonya agar tetap berjalan lancar, sang pemilik akhirnya berinisiatif menyalakan genset manual yang posisinya diletakkan di dalam area gudang.

Namun nahas, saat pasokan arus listrik dari PLN mendadak kembali menyala normal, mesin genset darurat tersebut rupanya diduga tidak segera dimatikan oleh pihak pengelola. Selang beberapa saat kemudian, seorang saksi mata memergoki adanya percikan api yang langsung menyambar dari area genset. Panik melihat hal itu, ia serta-merta berteriak kencang meminta pertolongan.

Mendengar teriakan darurat tersebut, sang pemilik toko bersama para karyawan dan warga sekitar lekas berupaya keras memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya, seperti memanfaatkan ember dan selang air ledeng. Di saat yang bersamaan, warga lain juga segera menelpon petugas pemadam kebakaran, memanggil pihak PLN, serta melapor ke aparat kepolisian setempat.

Mendapat laporan ihwal insiden darurat itu, personel dari Polsek Doro bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Pekalongan, Unit Samapta, petugas SPKT, dan piket fungsi Polres Pekalongan langsung bergegas meluncur menuju titik lokasi. Mereka hadir untuk melakukan upaya penanganan cepat sekaligus menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Setelah kurang lebih 30 menit lamanya berjibaku memadamkan si jago merah yang mengamuk, kebakaran itu akhirnya sukses dikendalikan sepenuhnya. Sayangnya, jilatan api telah telanjur melalap habis mesin genset beserta tumpukan berbagai pakaian dan barang dagangan yang tersimpan rapat di dalam gudang berukuran 3 x 10 meter tersebut.

Kapolsek Doro, Iptu Faridin, mengatakan bahwa hasil olah TKP sementara di lapangan menunjukkan dengan jelas jika titik awal kemunculan api bersumber dari area genset yang posisinya berada tepat di dalam ruang gudang.

"Dugaan sementara, terjadi korsleting listrik akibat masuknya dua sumber arus listrik secara bersamaan ketika listrik PLN kembali menyala sementara genset masih beroperasi. Kondisi itu memicu percikan api yang kemudian membakar isi gudang," ujarnya membeberkan kronologi secara rinci, Kamis (18/6/2026).

Menurut keterangan perwira polisi tersebut, kerugian material total yang harus dialami oleh pemuda sang pemilik usaha itu ditaksir mencapai angka Rp200 juta, mengingat isi gudang yang ludes merupakan stok dagangan pakaian.

Atas kejadian memilukan ini, Iptu Faridin lantas mengimbau kepada seluruh masyarakat luas untuk bisa lebih berhati-hati dan bijak saat menggunakan mesin genset, terutama ketika sedang terjadi insiden pemadaman listrik berkepanjangan di wilayah mereka.

Ia menekankan dengan serius mengenai betapa pentingnya memastikan mesin genset segera dimatikan sesaat sebelum atau ketika pasokan listrik PLN kembali normal. Hal ini mutlak dilakukan guna mencegah terjadinya korsleting arus yang sering berujung pada musibah kebakaran.

"Kami mengingatkan masyarakat agar selalu memperhatikan standar keamanan penggunaan genset dan instalasi listrik. Kewaspadaan menjadi kunci untuk menghindari kejadian serupa," pungkasnya memberikan pesan keamanan dan ketertiban. (Dro)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.