JANGAN LEWATKAN SEDETIK PUN DARI PIALA DUNIA
Harry Kane mendapatkan kesempatan kedua dari titik penalti sebelum menyamai rekor Gary Lineker di Piala Dunia, saat Inggris unggul melawan Kroasia.
Harry Kane kembali menorehkan namanya dalam buku sejarah, meski kali ini ia harus melakukannya dengan cara yang tidak mudah dalam laga sengit Piala Dunia antara Inggris dan Kroasia. Kapten The Three Lions itu mendapat kesempatan langka untuk menebus kesalahan dari titik putih, yang kemudian membuka jalan baginya untuk menyamai rekor legenda nasional.
Penebusan dari titik penalti bagi Kane
Drama dimulai kurang dari 10 menit sejak laga berjalan ketika Noni Madueke dijatuhkan akibat pelanggaran ceroboh dari Luka Modric di dalam kotak penalti. Wasit Clement Turpin tanpa ragu menunjuk titik putih, memberikan Inggris peluang emas untuk menguasai jalannya pertandingan sejak awal.
Kane yang maju sebagai eksekutor pertama kali gagal memanfaatkan peluang tersebut. Usahanya yang diawali dengan langkah kecil khasnya berhasil ditepis dengan gemilang oleh Dominik Livakovic. Saat para pemain Kroasia merayakan keberhasilan mereka membersihkan bola, tinjauan VAR kemudian dilakukan. Tayangan ulang memperlihatkan bahwa Livakovic telah bergerak keluar dari garis gawang terlalu cepat, sementara Josko Gvardiol juga dinyatakan melanggar karena masuk ke area penalti sebelum waktunya.
Kane menunjukkan ketenangan luar biasa sebelum Baturina membalas
Setelah menunggu lebih dari tiga menit, Clement Turpin memutuskan penalti harus diulang. Menghadapi penjaga gawang yang sama, Kane menunjukkan ketenangan luar biasa dan menempatkan bola ke sudut yang sama seperti sebelumnya, kali ini dengan hasil sempurna.
Gol tersebut memberikan Thomas Tuchel awal yang ideal dalam debutnya di turnamen ini, meskipun keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Kroasia mampu bangkit dari keterpurukan dan menyamakan kedudukan melalui Martin Baturina, yang melepaskan tendangan melengkung indah melewati Jordan Pickford dari tepi kotak penalti, membuat para pendukung Inggris terdiam.
Tuchel tampak tidak puas dengan distribusi dan bentuk permainan timnya di babak pertama. Pelatih asal Jerman itu terdengar memberi instruksi keras kepada penjaga gawang Everton, Jordan Pickford, dengan mengatakan: "Lakukan seperti yang sudah saya bilang." Hal ini menjadi pengingat akan standar tinggi dan tekanan besar yang menyertai misi The Three Lions untuk meraih trofi pertama mereka dalam 60 tahun terakhir.
Kane samai rekor Lineker
Inggris tidak membiarkan gol penyama kedudukan itu mematahkan semangat mereka. Lagi-lagi Kane menjadi sosok penentu. Membuktikan bahwa dirinya bukan hanya ahli dalam mengeksekusi penalti, penyerang Bayern Munchen itu meloncat paling tinggi untuk menanduk bola hasil umpan silang dan mengembalikan keunggulan Inggris sebelum jeda babak pertama. Gol tersebut bukan hanya penting bagi tim, tetapi juga membuat Kane menyamai rekor Gary Lineker dengan 10 gol sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah pemain Inggris di Piala Dunia.
Namun, kebahagiaan Kane tidak bertahan lama. Pada menit terakhir babak pertama, Kroasia kembali menyamakan kedudukan lewat Petar Musa yang mencetak gol untuk menutup 45 menit pertama dengan skor imbang 2-2.
Bellingham cetak gol di babak kedua
Inggris memulai babak kedua dengan sempurna ketika Jude Bellingham mencetak gol untuk membawa timnya unggul 3-2. The Three Lions tampil dominan di awal babak ini, berusaha memperlebar keunggulan mereka atas lawan tangguh.
Sejauh mana Inggris akan melangkah di Piala Dunia kali ini?