TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Punggawa Persijap Jepara, Carlos Henrique Franca Freires resmi meninggalkan Laskar Kalinyamat seusai membawa tim bertahan di Super League musim 2026/2027.
Kepergian sang pemain asal Brazil itu diketahui pertama kali melalui unggahan akun Instagram pribadi @carlosfranca09 melalui gambar dirinya berseragam Persijap dibumbuhi tulisan "Terimakasih Persijap Jepara".
Dalam unggahan tersebut juga disertai caption yang cukup dalam.
Baca juga: Mario Lemos Tetap Nahkodai Persijap Jepara, Ditarget Lebih Kompetitif
• Piala Dunia 2026, Ambrizal Winger Persijap Jepara Nantikan Aksi Tim Debutan
Pertama, Franca berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya selama membela Persijap Jepara.
Termasuk ucapan terima kasih kepada penggemar Persijap yang telah berjuang bersama.
Dia tak lupa bersyukur atas kesempatan selama membela tim kebanggaan masyarakat Jepara.
Kepergiannya dari Persijap dimaksudkan untuk mengejar mimpinya di masa kecil.
Mimpi itu disebut-sebut berhubungan dengan klub tujuan Franca yang dirumorkan, salah satu klub di wilayah Eropa.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Persijap, rekan-rekan setim, staf pelatih, manajemen, dan semua penggemar atas musim yang sangat istimewa ini."
"Merupakan suatu kehormatan untuk mengenakan seragam ini dan berjuang untuk klub ini."
"Saya akan membawa serta setiap momen yang telah saya lalui, kasih sayang para penggemar, dan persahabatan yang telah saya bangun."
"Kepergian saya disebabkan oleh kesempatan untuk mewujudkan mimpi besar masa kecil, sebuah tantangan yang selalu menjadi salah satu tujuan saya sebagai pemain."
"Saya mengambil keputusan ini dengan hati yang penuh syukur dan dengan rasa hormat yang besar kepada semua orang yang telah menjadi bagian dari perjalanan saya di sini."
"Terima kasih untuk semuanya, Persijap. Saya akan selalu mendukung kesuksesan klub ini," tulisnya dalam unggahan akun Instragram pribadi Franca.
Kepergian Carlos Franca juga dibenarkan oleh manajemen klub Persijap Jepara.
Baca juga: Persis Solo Degradasi, Persijap Satu-satunya Wakil Jateng di Superleague
• Kasus Dugaan Pelecehan di Unnes Berbuntut Panjang, Satgas PPK Identifikasi 3 Korban
Persijap Jepara resmi mengumumkan bahwa klub dan Carlos Franca telah mencapai kesepakatan bersama untuk tidak melanjutkan kerja sama dalam menyongsong musim kompetisi 2026/2027.
Keputusan tersebut diambil melalui komunikasi yang terbuka dan penuh rasa saling menghormati.
Carlos Franca menutup perjalanannya dengan meninggalkan kontribusi yang berarti setelah satu musim menjadi bagian dari keluarga besar Laskar Kalinyamat, baik di dalam maupun luar lapangan.
Selama menjalani kompetisi Super League musim 2025/2026, Carlos Franca tampil konsisten dengan mencatatkan 10 gol, tiga assist, serta mencatatkan peemainan lebih dari 2.430 menit.
Franca dikenal sebagai sosok yang memiliki dedikasi tinggi saat berada di atas lapangan.
Dia juga mampu membangun hubungan yang hangat dengan manajemen, rekan tim, dan para pendukung setia Persijap.
Manajemen Persijap Jepara menyampaikan apresiasi atas komitmen, kerja keras, dan kontribusi yang telah diberikan Carlos Franca sejauh membela Laskar Kalinyamat.
Juga menyertakan doa kesuksesan untuk perjalanan kariernya di masa mendatang.
Melalui pesan perpisahannya, Franca menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan Persijap Jepara.
Dia menegaskan bahwa kesempatan bergabung dengan Persijap merupakan suatu pengalaman hidup yang berarti bagi dia dan keluarga selama tinggal di Indonesia, khususnya di Bumi Kartini.
"Saya dan keluarga ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia."
"Terutama masyarakat Jepara, yang telah menerima kami dengan begitu hangat sejak hari pertama."
"Kami merasa seperti di rumah sendiri," terangnya, Kamis (18/6/2026).
Pemain dengan posisi sayap kiri asal Brazil tersebut tak lupa memberikan penghormatan kepada seluruh elemen klub yang telah mendampinginya selama satu musim terakhir.
Termasuk rasa terima kasih kepada kepala pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos beserta staf pelatih, pemain, official, dan seluruh keluarga besar Persijap Jepara.
Baca juga: Persijap Berhasil Tahan Persib Bandung, Namun Gagal Halangi Gelar Juara
• Perjalanan Muatan Sepatu Berakhir Duka, Sopir Truk Meninggal Saat Istirahat di Demak
"Saya membawa begitu banyak rasa syukur kepada semua orang yang saya temui dan seluruh keluarga besar Persijap. Dan saya akan bermain di babak kualifikasi Liga Champions."
"Jadi saya merasa lebih bahagia karena akan melanjutkan karier di negara lain. Sehingga tidak perlu berhadapan dengan Persijap di lapangan."
"Terima kasih kepada para suporter yang selalu memberikan dukungan luar biasa," ungkapnya.
Meski perjalanan bersama telah berakhir, ikatan antara Persijap Jepara dan Carlos Franca menjadi bagian dari sejarah yang sama. Terlebih dedikasi yang luar biasa diberikan sang pemain untuk Persijap dan masyarakat secara umum.
Ikatan kuat Franca dengan Jepara, khususnya Jepara semakin dipertegas dengan kehadiran anaknya yang lahir di Jepara ketika sedang menjalani musim kompetisi 2025/2026.
Tak hanya Franca, manajemen Persijap juga resmi melepas Dicky Kurniawan yang tampil apik di putaran kedua musim 2025/2026.
Sang kapten Persijap Jepara, Wahyudi Hamisi juga dikabarkan meninggalkan Laskar Kalinyamat.
Wahyudi sempat mengunggah postingan Instagram di akun pribadinya yang tertulis ucapan terima kasih dan salam perpisahan kepada Persijap Jepara.
Namun kepergian Wahyudi Hamisi belum dikonfirmasi secara resmi oleh manajemen tim Persijap Jepara. (*)