Riza Fahlevi Resmi Nahkodai PGRI Sumsel 2024-2029, Tegaskan Tak Ada Dualisme Organisasi
Odi Aria June 19, 2026 08:27 AM

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Pengurus Daerah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Sumatera Selatan masa bakti 2024–2029 resmi dikukuhkan di Aula SMK Negeri 6 Palembang, Kamis (18/6/2026).

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Umum PB PGRI, Teguh Sumarno, terhadap Ketua PGRI Sumsel, Riza Fahlevi, beserta jajaran pengurus.

Dalam kesempatan tersebut, Teguh berharap polemik yang selama ini disebut sebagai dualisme dalam tubuh PGRI dapat segera berakhir.

Menurutnya, kebersamaan yang terlihat dalam acara pengukuhan menjadi sinyal positif untuk memperkuat persatuan organisasi guru di Sumatera Selatan.

Ia juga meminta insan pers menyampaikan informasi secara objektif dan berdasarkan fakta agar masyarakat memperoleh pemahaman yang benar terkait dinamika organisasi tersebut.

“PB PGRI menghormati seluruh proses hukum yang masih berjalan dan akan mengikuti mekanisme yang berlaku hingga terdapat keputusan hukum yang berkekuatan tetap,” ujarnya.

Teguh menegaskan perjuangan PGRI tidak hanya berfokus pada peningkatan kesejahteraan dan martabat guru, tetapi juga mendukung kemajuan pendidikan nasional.

Karena itu, ia mengajak seluruh anggota dan masyarakat untuk terus memberikan dukungan terhadap organisasi.

Sementara itu, Sekretaris PGRI Sumsel, R. Wijaya, menegaskan tidak ada dualisme dalam kepengurusan PGRI Sumsel. Menurutnya, legalitas organisasi dapat diverifikasi melalui dokumen resmi negara sehingga masyarakat tidak perlu terpengaruh informasi yang menimbulkan kebingungan.

Ia mengatakan PGRI Sumsel berkomitmen meningkatkan harkat dan martabat guru. Untuk itu, pihaknya berencana membuka layanan hotline pengaduan guna menampung aspirasi serta berbagai persoalan yang dihadapi guru di lapangan.

“PGRI Sumsel berkomitmen meningkatkan harkat dan martabat guru serta akan membuka layanan hotline pengaduan untuk menampung aspirasi dan berbagai persoalan yang dihadapi guru di lapangan,” katanya.

Ketua PGRI Sumsel, Riza Fahlevi, menyatakan kepengurusan baru akan fokus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat langsung kepada para guru. Program yang dinilai kurang efektif akan dievaluasi agar hasilnya benar-benar dirasakan oleh anggota.

“Kami ingin menunjukkan bahwa PGRI hadir untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para guru. Berbagai program yang selama ini dinilai kurang efektif akan kami evaluasi dan perbaiki agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anggota. PGRI harus menjadi rumah besar yang mampu memberikan solusi dan pendampingan bagi guru,” ujarnya.

Menurut Riza, PGRI Sumsel juga akan terus memperjuangkan kepentingan guru melalui kerja sama dengan pemerintah serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Selain itu, organisasi akan menghadirkan program yang mendukung peningkatan kesejahteraan, kompetensi, dan perlindungan guru.

“Kami akan terus mendampingi guru dalam berbagai persoalan dan memastikan setiap program yang dijalankan memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota. Tujuan utama kami adalah meningkatkan harkat, martabat, dan kesejahteraan guru di Sumatera Selatan,” tegasnya.

Mewakili Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Pandji Tjahjanto, berharap PGRI dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Ia mengajak seluruh jajaran PGRI memperkuat kolaborasi demi mewujudkan guru yang profesional, sejahtera, serta mampu mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045.
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.