Bintang Pantai Gading Ditolak Masuk ke Kanada Jelang Laga Kontra Jerman Setelah Penangkapan Terkait Dugaan Pengaturan Pertandingan
Agus Firmansyah June 19, 2026 09:46 AM

Penyerang Pantai Gading, Elye Wahi, dipastikan absen dalam laga Piala Dunia melawan Jerman setelah tidak mendapatkan izin masuk ke Kanada di tengah penyelidikan kriminal yang sedang berlangsung di Prancis. Pemain berusia 23 tahun itu tetap berada di Amerika Serikat sementara otoritas Prancis menyelidiki dugaan aktivitas taruhan mencurigakan yang terjadi dalam pertandingan Ligue 1 awal tahun ini.


Wahi tetap berada di Amerika Serikat


Federasi Sepak Bola Pantai Gading (FIF) mengonfirmasi bahwa Wahi tidak akan bepergian bersama skuad ke Toronto untuk pertandingan Piala Dunia melawan Jerman pada hari Sabtu. Penyerang tersebut gagal memperoleh izin administratif yang dibutuhkan untuk memasuki Kanada dan akan tetap berada di Amerika Serikat, menurut laporan BBC. Keputusan ini diambil di tengah proses hukum yang sedang berjalan setelah penangkapan Wahi pada akhir Mei. Sementara Pantai Gading melanjutkan perjalanan mereka di turnamen ini, pemain berusia 23 tahun tersebut tidak termasuk dalam rombongan tim meskipun sempat tampil dalam kemenangan 1-0 atas Ekuador di laga pembuka.


FIF memberikan dukungan penuh kepada sang penyerang di tengah ketidakpastian


Pihak FIF menegaskan bahwa Wahi masih menjadi bagian dari struktur tim nasional dan akan tetap mengikuti program tim sambil menunggu perkembangan lebih lanjut. Dalam pernyataan resminya, FIF menyampaikan: "Federasi Sepak Bola Pantai Gading telah mencatat berbagai artikel dan informasi yang diterbitkan pada Rabu, 17 Juni 2026, mengenai pemain internasional Pantai Gading, Elye Wahi."


"Hingga saat ini, FIF belum menerima pemberitahuan resmi terkait proses hukum atau administratif yang melibatkan dirinya. Dalam masa yang sangat sensitif ini, FIF memberikan dukungan penuh kepada sang pemain dan menegaskan kembali kepercayaannya kepadanya. Elye Wahi tetap menjadi bagian penting dari tim nasional Pantai Gading."


"FIF juga menginformasikan bahwa pemain tersebut tidak dapat bergabung dalam perjalanan delegasi ke Kanada. Memang, izin administratif yang diperlukan untuk masuk ke wilayah Kanada belum dapat diperoleh hingga saat ini. Oleh karena itu, Elye Wahi akan tetap berada di Amerika Serikat sambil menunggu kepulangan tim."


Penyelidikan fokus pada kartu kuning mencurigakan


Penyelidikan ini berkaitan dengan pertandingan Ligue 1 antara Nice dan Metz pada 17 Mei. Otoritas sedang menyelidiki apakah Wahi sengaja menerima kartu kuning pada menit ke-35, setelah aktivitas taruhan mencurigakan dilaporkan oleh Ligue de Football Professionnel (LFP). Kartu kuning tersebut merupakan yang kelima bagi Wahi musim ini dan menyebabkan dirinya harus menjalani skorsing dalam laga play-off degradasi yang penting. Para penyelidik kini menelusuri apakah insiden tersebut merupakan bagian dari skema taruhan yang lebih luas.


Pihak LFP belum memulai proses disipliner dan menyatakan tidak akan memberikan komentar lebih lanjut selama penyelidikan kriminal masih berlangsung. Namun, liga tersebut menegaskan kembali komitmennya untuk menjaga integritas kompetisi dan berhak mengambil tindakan tergantung pada hasil penyelidikan.


Pantai Gading beradaptasi tanpa penyerang andalan


Pantai Gading kini harus mempersiapkan diri menghadapi laga berat melawan Jerman tanpa salah satu penyerang utama mereka. Wahi menjadi starter saat kemenangan atas Ekuador, dan absennya ia kini mengurangi opsi serangan tim pada tahap krusial turnamen. Sang penyerang diharapkan akan kembali bergabung dengan skuad ketika Les Éléphants kembali ke Philadelphia untuk laga berikutnya melawan Curaçao. Sementara itu, penyelidikan di Prancis terus berlanjut, dan pihak berwenang belum memberikan kesimpulan terkait tuduhan tersebut.


Sejauh mana Jerman akan melangkah di Piala Dunia?

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.