TRIBUNJAMBI.COM – Kondisi jembatan besi di kawasan Jalan Darma Mala, Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi kini berada dalam status sangat kritis dan mengerikan.
Urat nadi transportasi warga tersebut kian hari kian menyerupai jebakan maut yang siap menelan korban jiwa kapan saja akibat kerusakan struktur yang sudah di luar batas wajar.
Dalam sebuah rekaman video berdurasi 36 detik yang viral setelah dibagikan ulang oleh akun Instagram @jambi_keras_24jam, potret memprihatinkan infrastruktur ini tergambar jelas.
Detik-detik menegangkan terekam saat sebuah mobil minibus bersama sebuah sepeda motor tampak berjalan merayap.
Kedua pengendara tersebut diselimuti rasa takut, ragu-ragu, dan ekstra hati-hati hanya untuk sekadar menyeberang.
"Nah, mobil aja nih takut-takut nih mau menyeberang nih. Jembatan yang udah separah ini nih. Aduh kawan-kawan. Nah ini mobilnya masih takut-takut nih mau menyeberang, kawan-kawan. Waduh... gila nih," ujar suara seorang pria di balik kamera, menggambarkan atmosfer kecemasan nyata di lokasi.
Jika menilik visual jembatan secara saksama, ketakutan para pengendara sangatlah rasional.
Dasar jembatan yang terbuat dari pelat besi tebal kini kondisinya sudah hancur dan dipenuhi lubang-lubang besar yang menganga.
Baca juga: Jembatan Horor di Sungai Gelam Jambi Makin Parah: Truk dan Maling Jadi Biang Kerok
Baca juga: Tol Jambi-Palembang Terkendala Pembebasan Lahan, HK Minta Bantuan Pemkab Banyuasin
Di beberapa titik, warga terpaksa menambal rongga-rongga kosong tersebut secara swadaya dan seadanya menggunakan susunan balok kayu serta ranting pohon.
Lebih mengerikan lagi, bagian pinggir pelat besi jembatan terpantau sudah melengkung drastis ke bawah bahkan robek besar.
Robekan logam tersebut menyajikan pemandangan langsung ke aliran sungai di bawahnya tanpa ada lagi dinding pembatas yang kokoh, membuat siapa pun yang melintas di atasnya bertaruh nyawa.
Melihat kondisi fisik jembatan yang sudah di ambang ambruk, perekam video langsung berseru meminta pertolongan darurat.
"Ini Pemerintah Muaro Jambi tolong segera nih. Di Jalan Darma Mala," tegasnya pilu.
Ironisnya, di tengah kondisi jembatan yang ringkih dan nyaris putus ini, beban yang diterima justru kerap melebihi kapasitas.
Di salah satu sudut tiang, terdapat sebuah papan rambu kuning usang yang bertuliskan "MAX 5 ton".
Namun kenyataannya, jembatan ini dipaksa menahan beban ekstrem dari kendaraan-kendaraan besar.
Baca juga: Potret Miris Siswi SD Jejaki Maut di Jembatan Rusak Bungo Jambi: Sudah Hancur, Tapi Tetap Dilewati
Baca juga: Jumat Pagi Mencekam: Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikabarkan Ditangkap Polisi
"Nah, jembatan... maksimal 5 ton. Nah, nih kawan-kawan. Maksimal 5 ton, tapi truk-truk kontainer ke sini, dikira-kira aja kawan-kawan ya. Tambah muatan lagi, ada sekitaran..." ucap perekam video sebelum rekamannya terpotong.
Fakta ini diperkuat oleh teks dalam video yang menyebut kerusakan parah diakibatkan oleh truk bermuatan lebih dari 5 ton yang kerap melintas bebas.
Kondisi fisik jembatan kian diperparah oleh aksi kriminalitas oknum tak bertanggung jawab yang tega mempreteli material jembatan.
Melalui takarir (caption) unggahannya, akun @jambi_keras_24jam mengabarkan keluhan warga menggunakan logat lokal.
"Ingpo belobang, lokak tejeblos!! Makin parah lur!! Kondisi jembatan di Sungai Gelam, Muaro Jambi yang dulu pernah viral makin memprihatinkan. Lobang makin banyak, dan besi makin peot. menurut info besi-besinyo jugo sering di maleng bujang buntu," tulis akun tersebut.
Warga setempat kini hanya bisa pasrah sembari berharap Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi segera turun tangan melakukan perbaikan total, sebelum kondisi jembatan yang "sekarat" ini benar-benar runtuh dan menimbulkan korban jiwa.
Baca juga: Pucuk Pimpinan Gereja Pentakosta Audiensi Ke Pembimas Kristen Kanwil Kemenag Provinsi Jambi
Baca juga: Korupsi di PDAM Kota Jambi, PT DHS Menang Lelang Terbatas Rp19,57 M, Negara Rugi Rp 4,4 M
Baca juga: Daftar 30 Nama Pejabat Baru Kabupaten Tanjab Barat yang Dilantik Bupati Anwar Sadat