Laporan Wartawan TribunLombok.com, Rozi Anwar
TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR – Warga pesisir Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) mendapat angin segar terkait pemenuhan kebutuhan air bersih.
PDAM Kabupaten Lombok Timur berkomitmen memperluas layanan hingga menjangkau dusun-dusun pesisir yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses.
Komitmen tersebut disampaikan dalam audiensi yang digelar KPPI bersama FITRA NTB dengan jajaran PDAM Lombok Timur.
"Kami diterima langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur PDAM Lombok Timur, dan didampingi Kepala Bagian Perencanaan," kata Sekretaris FITRA NTB sekaligus TA Program SPARK di Lombok Timur, Hamdi Ibnu Ayep, pada Jumat (19/6/2026).
Dalam audiensi tersebut, PDAM menyampaikan sejumlah langkah strategis untuk memperkuat layanan air bersih di wilayah pesisir Jerowaru.
Selain memperluas cakupan pelayanan ke dusun-dusun yang belum terlayani secara optimal, pada tahun 2026 PDAM juga akan melakukan perluasan jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Desa Sekaroh dan Desa Serewe.
"Program tersebut ditargetkan menghadirkan sebanyak 209 Sambungan Rumah (SR) baru bagi masyarakat di bagian selatan," jelasnya.
Bagi wilayah yang belum dapat dijangkau jaringan pipa induk, PDAM menyiapkan skema distribusi air menggunakan mobil tangki dengan dukungan subsidi agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
Hamdi menyambut positif komitmen yang disampaikan PDAM tersebut. Menurutnya, langkah itu menjadi sinyal penting bahwa kebutuhan air bersih masyarakat pesisir mulai mendapat perhatian serius.
"Kami mengapresiasi komitmen PDAM Lombok Timur untuk memperluas akses layanan air bersih di kawasan pesisir Jerowaru. Ini merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang selama ini masih menghadapi tantangan ketersediaan air, terutama saat musim kemarau," kata Hamdi.
Hamdi berharap komitmen tersebut dapat segera direalisasikan dan diikuti dengan penguatan layanan yang berkelanjutan.
"Yang terpenting bukan hanya pembangunan jaringan baru, tetapi memastikan layanan air minum yang aman, terjangkau, dan berkelanjutan bagi seluruh warga, termasuk mereka yang tinggal di dusun-dusun pesisir yang sulit dijangkau," ujarnya.
Hamdi menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah, PDAM, dan masyarakat menjadi kunci agar target perluasan akses air bersih di wilayah pesisir Lombok Timur dapat tercapai secara efektif.
"Selain kita kawal, masyarakat juga bisa berkolaborasi dengan pihak PDAM Lombok Timur," pungkasnya.