Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Onong Boro
TRIBUNFLORES.COM, KUPANG - Hasil imbang yang diraih Tim Nasional Belanda pada laga perdana Piala Dunia 2026 tidak mengurangi optimisme Toti Bokilia.
Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang itu justru berharap Oranje dapat tampil lebih maksimal pada pertandingan berikutnya untuk menjaga peluang lolos ke fase gugur.
Saat ditemui di tempat tinggalnya, Jumat (19/6/2026), Toti mengaku telah lama menjadi pendukung setia Belanda.
Menurutnya, tim berjuluk Oranje tersebut memiliki kualitas pemain yang mampu bersaing dengan tim-tim terbaik dunia.
Baca juga: Warga Dusun Ili Kangae Sikka NTT Nobar Piala Dunia 2026
“Sudah sejak lama saya mendukung Belanda karena ada pemain favorit saya, Virgil van Dijk. Selain itu, Belanda selalu tampil menarik dan memiliki banyak pemain berkualitas. Meskipun belum pernah juara dunia, saya yakin peluang mereka tahun ini cukup besar,” ujarnya.
Kecintaannya terhadap Tim Nasional Belanda juga dibuktikan dengan pembelian jersey terbaru Oranje untuk Piala Dunia 2026. Jersey tersebut dibeli dari hasil menabung selama beberapa bulan terakhir.
“Saya memang sengaja menabung selama beberapa bulan terakhir untuk membeli jersey Belanda. Rasanya bangga bisa mengenakan jersey Oranje saat menonton pertandingan mereka,” tutur Toti.
Toti menilai skuad Belanda saat ini diperkuat perpaduan pemain muda dan senior yang mampu menciptakan keseimbangan dalam permainan. Kehadiran pemain berpengalaman seperti Virgil van Dijk dinilai menjadi modal penting dalam menjaga soliditas tim, baik saat bertahan maupun menyerang.
Menurutnya, karakter permainan Belanda yang atraktif serta organisasi tim yang baik menjadi kekuatan utama yang dapat membawa Oranje melangkah jauh di turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut.
“Belanda sekarang memiliki banyak pemain yang cukup matang. Mereka kuat dalam bertahan, tetapi juga berbahaya saat menyerang. Jika mampu konsisten, saya yakin mereka bisa melaju hingga final, bahkan menjadi juara,” katanya.
Ia juga menyoroti hasil pertandingan perdana Grup F yang berakhir imbang 2–2 melawan Jepang. Meski gagal mengamankan kemenangan, Toti menilai penampilan Belanda tetap menunjukkan kualitas sebagai salah satu tim unggulan. Dalam laga tersebut, Belanda sempat dua kali unggul sebelum Jepang berhasil menyamakan kedudukan pada menit-menit akhir pertandingan.
Persaingan di Grup F pun masih terbuka lebar. Belanda harus bersaing dengan Jepang, Swedia, dan Tunisia dalam perebutan tiket ke babak selanjutnya.
Menjelang pertandingan berikutnya, Toti berharap para pemain Belanda mampu memperbaiki sejumlah kelemahan yang terlihat pada laga perdana, terutama dalam menjaga konsentrasi hingga akhir pertandingan serta memaksimalkan peluang yang tercipta.
“Saya berharap Belanda dapat tampil lebih baik pada pertandingan selanjutnya. Mereka harus lebih fokus agar bisa meraih kemenangan. Semoga tahun ini menjadi momen bersejarah bagi Oranje untuk mengangkat trofi Piala Dunia pertama mereka,” harapnya.
Bagi Toti, sepak bola tidak hanya soal kemenangan, tetapi juga mengajarkan nilai sportivitas, kerja sama, dan disiplin yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Bagi saya, sepak bola bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi juga tentang semangat, strategi, dan kerja sama tim. Itu yang membuat saya selalu bersemangat mengikuti Piala Dunia,” pungkasnya. (Uge)