Merasa Belum Siap Menikah, Pengantin Pria Tinggalkan Istri saat Bulan Madu dan Kencani Wanita Lain
Randy P.F Hutagaol June 19, 2026 01:27 PM

TRIBUN-MEDAN.com - Viral pengantin pria tinggalkan mempelai wanita hanya beberapa jam setelah pesta pernikahan mereka selesai.

Pengantin pria mengaku dirinya belum siap dan merasa tertekan setelah beberapa jam menyandang status sebagai suami.

Ia pun memilih meninggalkan mempelai wanita dan tidur dengan banyak wanita lainnya.

Kisah rumah tangga yang berakhir hanya dalam hitungan jam setelah akad nikah itu menjadi sorotan publik.

Pasalnya, pasangan tersebut dikenal sebagai pasangan serasi yang telah menjalin hubungan asmara sejak masa kuliah dan mendapat restu penuh dari kedua keluarga.

Dilansir dari Mirror, Jumat (19/6/2026), kedua mempelai berasal dari keluarga yang berada dalam lingkaran sosial yang sama di sebuah kota di wilayah Selatan.

Hubungan mereka selama bertahun-tahun bahkan sering dianggap sebagai kisah cinta ideal oleh orang-orang di sekitar mereka.

Namun, gambaran kehidupan pernikahan yang tampak sempurna itu runtuh hanya sehari setelah pesta pernikahan mewah yang dihadiri lebih dari 250 tamu.

Kisah pasangan pengantin tersebut diungkap oleh salah satu sepupu mempelai wanita melalui sebuah forum diskusi di Reddit.

Ia mengaku menjadi salah satu saksi yang hadir dalam pesta pernikahan mereka.

Menurutnya, kedua mempelai berasal dari lingkungan religius dan telah lama menantikan momen pernikahan mereka.

Tak ada tanda-tanda yang menunjukkan bahwa hubungan tersebut akan berakhir begitu cepat.

Masalah mulai muncul saat pasangan itu langsung berangkat bulan madu ke Tahiti.

Keduanya sudah berada di dalam pesawat yang bersiap lepas landas.

Namun pengantin pria tiba-tiba mengucapkan kalimat yang mengejutkan mempelai wanita.

“Ini adalah sebuah kesalahan,” ujar pria tersebut.

"Saya merasa tertekan dengan situasi ini, saya merasa tidak siap menjadi seorang suami."

Setelah mengucapkan kalimat itu, ia hampir tidak berbicara lagi dengan sang istri selama perjalanan.

Setibanya di Tahiti, situasi semakin memburuk.

Sang mempelai pria dikabarkan memilih meninggalkan istrinya dan kembali pulang ke kota asal mereka.

Namun pria itu pergi berkencan dan tidur dengan beberapa wanita, seolah-olah ia masih lajang.

Sementara itu, mempelai wanita tetap tinggal di kamar bulan madu mereka seorang diri.

Pengantin wanita tinggal beberapa hari di Tahiti, lalu kembali pulang ke rumah.

Ia segera mengurus pengembalian hadiah pernikahan, menulis surat ucapan terima kasih kepada para tamu, serta menghadapi berbagai pertanyaan dari keluarga dan kerabat.

Sekitar satu bulan kemudian, pria itu dikabarkan kembali dan berusaha memperbaiki hubungan mereka.

Ia mengaku belum siap menjalani kehidupan pernikahan dan merasa tertekan dengan status barunya sebagai suami.

Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Pernikahan mereka akhirnya dibatalkan dan keduanya memilih jalan masing-masing.

Kisah pasangan pengantin itu menjadi viral di media sosial dan menarik perhatian netizen.

Banyak netizen yang mengatakan pasangan pengantin tersebut tidak pernah menjalani hubungan yang sempurna.

"Sebagai remaja, saya diajari bahwa mereka adalah gambaran kesempurnaan, tetapi sebagai orang dewasa saya tahu bahwa itu semua omong kosong yang sangat religius," komentar netizen.

“Itu tidak pernah terlihat sempurna. Mereka belum banyak menjalani hidup, belum pernah berkencan dengan orang lain, belum lama dewasa, belum pernah berhubungan intim. Tentu saja dia penasaran dengan apa lagi yang ada di luar sana," komentar netizen.

"Pria itu akhirnya sadar dia tidak pernah bertemu dan jatuh cinta dengan wanita lain. Ia hanya terlalu polos dan sempurna di masa mudanya," komentar netizen.

(cr19/tribun-medan.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.