Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEJI - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok, Ade Supriyatna, menghadiri Rapat Kerja Teknis (RAKERNIS) I Asosiasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Seluruh Indonesia (ADEKSI) Tahun 2026.
Acara yang berlangsung di Salatiga, Jawa Tengah pada 10-13 Juni 2026 ini mengusung tema strategis, "Tata Kelola Sampah Perkotaan".
Forum nasional ini menjadi ruang krusial bagi jajaran DPRD kota se-Indonesia untuk saling belajar, berbagi pengalaman, serta merumuskan langkah konkret demi mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi, modern, dan berkelanjutan.
Baca juga: Ade Supriyatna Pertanyakan Kesiapan PSEL dan Contoh Daerah yang Berhasil di Rakernis Adeksi 2026
Dalam kesempatan tersebut, Ade menunjukkan komitmen aktifnya dengan melemparkan isu krusial mengenai kesiapan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
Ia juga mempertanyakan contoh daerah yang telah berhasil membangun sistem pemulihan biaya (cost recovery) dalam pengelolaan sampah untuk diadopsi formulasinya.
Menurut Ade, bagi Kota Depok, isu persampahan wajib didorong secara komprehensif dari hulu hingga ke hilir.
"Kuncinya ada pada perubahan perilaku, tata kelola yang kuat, kolaborasi, dan keberanian mengambil keputusan,” kata Ade, Jumat (19/6/2026).
“Saya percaya, persoalan sampah tidak akan selesai hanya dengan menambah armada atau memperluas TPA," sambungnya.
Lebih lanjut, Ade memaparkan lima pilar utama yang harus diperkuat dalam ekosistem pengelolaan sampah di Depok, antara lain:
Pemilahan Sampah: Memulai edukasi dan pembiasaan pemilahan langsung dari rumah tangga.
Pemberdayaan Lokal: Penguatan peran Bank Sampah dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R).
Keterlibatan Masyarakat: Menggerakkan partisipasi aktif dari pengurus RT dan RW.
Reformasi Birokrasi: Melakukan perbaikan kelembagaan yang menangani isu lingkungan.
Kemandirian Finansial: Mencari skema pembiayaan sampah yang lebih berkelanjutan.
Ia berharap, seluruh hasil dan rekomendasi dari RAKERNIS I ADEKSI 2026 ini dapat menjadi bahan evaluasi dan formulasi penting bagi kebijakan lokal.
"Semoga hasil RAKERNIS ini menjadi bahan penting untuk memperkuat ikhtiar kita dalam membangun Depok yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan," pungkasnya. (m38)