Daftar 10 Negara yang Ketergantungan pada Minyak di Timur Tengah, Indonesia Masuk Daftar?
Torik Aqua June 19, 2026 02:14 PM

 

TRIBUNJATIM.COM - Daftar 10 negara yang sangat ketergantungan terhadap minyak Timur Tengah.

Kenaikan harga BBM non-subsidi pada Juni 2026 memunculkan perhatian publik karena dinilai dapat memengaruhi biaya hidup masyarakat.

Pengamat Ekonomi Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jawa Tengah, Lukman Hakim menilai kondisi tersebut berpotensi mendorong kenaikan harga sejumlah kebutuhan dan membuat rumah tangga perlu menyesuaikan pengeluaran.

Di sisi lain, pemerintah menyatakan harga BBM non-subsidi masih mengikuti dinamika pasar energi global.

Baca juga: Apa itu BBM B50? Bakal Dihadirkan Pertamina Mulai 1 Juli 2026, ada Tantangan dan Risiko

Seiring meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan melemahnya harga minyak dunia, Pertamax disebut berpeluang mengalami penyesuaian harga ke arah yang lebih rendah.
 
“BBM naik kan otomatis kebutuhan bahan pokok naik, belum lagi nilai tukar melemah. Itu barang-barang yang ada komoditas impornya kayak roti, kemudian gandum, mie ayam, tempe itu pasti naik semua kan,” katanya kepada Tribunnews saat dikonfirmasi, 10 Juni 2026.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat masyarakat perlu segera melakukan penyesuaian pola pengeluaran agar kondisi keuangan rumah tangga tetap aman.

“Nah otomatis ya cara penyelesaiannya standar bahwa ya akhirnya harus melakukan yang namanya efisiensi. Kemudian yang kedua menetapkan prioritas konsumsi,” tuturnya.

Sementara itu, Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan harga BBM non-subsidi, khususnya Pertamax, bakal turun mengikuti tren pelemahan harga minyak mentah dunia.

Penurunan harga Pertamax ini untuk merespons positif meredanya tensi geopolitik di Timur Tengah usai Amerika Serikat (AS) dan Iran sepakat berdamai.

Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menegaskan bahwa penentuan harga jual BBM non-subsidi mutlak terikat pada pergerakan harga keekonomian pasar global.

Jika pasar global turun, Pertamina maupun badan usaha swasta wajib melakukan penyesuaian harga jual ke masyarakat.

"Nah apakah (Pertamax) bisa turun? pasti. Ketika harga minyak dunia turun, sudah bisa dipastikan harga BBM non-subsidi juga akan turun," ujar Dwi Anggia di Kantor Bakom RI, Jakarta Pusat, Rabu (17/6/2026).

Ketergantungan terhadap Minyak Timur Tengah

Seperti diketahui, ketergantungan terhadap minyak dari kawasan Timur Tengah masih menjadi faktor penting dalam peta energi global.

Meski sejumlah negara telah mengurangi ketergantungan melalui diversifikasi sumber energi dan peningkatan produksi domestik, banyak negara, terutama di Asia dan Afrika, masih sangat bergantung pada pasokan energi dari kawasan tersebut.

Berdasarkan data IEA World Energy Statistics 2024 dan Kpler 2025, negara-negara diperingkat berdasarkan persentase konsumsi minyak domestik yang dipasok dari impor minyak Timur Tengah.

Data ini mencakup minyak mentah, gas alam cair (LNG), serta produk minyak olahan.

Wilayah Asia dan Afrika mendominasi daftar negara paling bergantung. Negara-negara dengan cadangan energi domestik terbatas cenderung lebih rentan terhadap gejolak pasokan dan harga minyak global, terutama ketika ketegangan geopolitik meningkat di Timur Tengah.

10 Negara Paling Bergantung pada Minyak Timur Tengah

Berikut daftar 10 negara dengan ketergantungan tertinggi:

Eritrea: 91 persen

Madagascar: 89 persen

Pakistan: 78 persen

Jepang: 77 persen

Kenya: 77 persen

Taiwan: 63 persen

Korea Selatan: 57 persen

Afrika Selatan: 54 persen

Tanzania: 53 persen

Namibia: 50 persen

Data lainnya (11–21)

Sri Lanka: 50 persen

Thailand: 50 persen

India: 45 persen

Lithuania: 40 persen

China: 38 persen

Vietnam: 36 persen

Islandia: 34 persen

Filipina: 34 persen

Polandia: 34 persen

Yunani: 33 persen

Sudan: 31 persen

Negara-negara Asia Timur menjadi perhatian utama karena tingginya kebutuhan energi untuk menopang sektor industri dan manufaktur.

Jepang misalnya, masih mengimpor sekitar 77 persen kebutuhan minyaknya dari Timur Tengah.

Sementara China dan India juga sangat bergantung untuk memenuhi permintaan energi domestik yang terus meningkat.

Sebaliknya, negara-negara seperti Kanada, Amerika Serikat, dan Brasil memiliki ketergantungan jauh lebih rendah berkat produksi minyak domestik yang besar serta akses ke sumber pasokan alternatif.

Indonesia Masuk Daftar?

Menariknya, Indonesia tidak masuk dalam daftar 21 negara dengan ketergantungan tertinggi terhadap minyak Timur Tengah.

Meski Indonesia masih mengimpor minyak untuk memenuhi kebutuhan energi nasional, sumber pasokannya lebih beragam dan tidak sepenuhnya bergantung pada Timur Tengah.

Indonesia juga mendapatkan suplai dari kawasan Asia Pasifik, Afrika, hingga Amerika Latin.

Namun demikian, Indonesia tetap rentan terhadap fluktuasi harga minyak global.

Kenaikan harga minyak akibat konflik geopolitik di Timur Tengah dapat berdampak langsung pada biaya impor energi, subsidi bahan bakar, serta inflasi domestik.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.