Jakarta Diguncang 5 Aksi Demo Hari Ini, Gubernur Pramono Anung: Jangan Rusak Fasilitas Umum
Hironimus Rama June 19, 2026 02:14 PM

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Sejumlah elemen masyarakat mulai dari mahasiswa hingga organisasi petani dan pedagang dijadwalkan menggelar aksi demonstrasi di lima titik berbeda di wilayah Jakarta Pusat pada hari ini, Jumat (19/6/2026).

Menghadapi gelombang massa tersebut, pihak kepolisian telah menyiagakan ribuan personel pengamanan, sementara Gubernur DKI Jakarta turut memberikan pesan khusus.

Guna mengantisipasi gangguan keamanan dan menjaga kelancaran lalu lintas, sebanyak 4.263 personel gabungan kepolisian diterjunkan ke titik-titik kumpul massa.

Baca juga: Ikuti Rakernis I ADEKSI 2026, Depok Ade Supriyatna Tekankan Tata Kelola Sampah Berkelanjutan

Pesan Tegas Pramono Anung: Jangan Rusak Fasilitas Umum

Banyaknya aksi yang terpusat di ibu kota mendapat perhatian langsung dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Ia menegaskan bahwa penyampaian pendapat di muka umum adalah hak warga negara yang dilindungi undang-undang, namun pelaksanaannya tidak boleh merugikan kepentingan masyarakat luas.

Pramono mengingatkan seluruh peserta aksi untuk tetap menjaga ketertiban dan tidak merusak aset-aset publik.

"Jadi, seperti yang saya sampaikan, yang paling penting apa, ungkapan untuk ekspresi ini jangan kemudian merusak fasilitas umum. Karena fasilitas umum itu milik bersama," kata Pramono saat ditemui di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2026).

Lebih lanjut, ia kembali menekankan harapannya agar demonstrasi hari ini berjalan aman dan kondusif.

"Sehingga dengan demikian saya betul-betul mengimbau, meminta, siapa pun yang melakukan unjuk rasa di Jakarta jangan merusak fasilitas umum. Itu saja," ujarnya.

Daftar Titik Lokasi dan Isu Tuntutan Massa

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi unjuk rasa terbagi dalam beberapa gelombang waktu dan lokasi yang berbeda. Berikut adalah rinciannya:

Pukul 09.00 WIB (Kawasan Patung Kuda / Monas Selatan): Aksi digelar oleh Dewan Pengurus Nasional Tani Merdeka Indonesia bersama Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI).

Mereka menyatakan dukungan terhadap program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengonfirmasi jadwal ini.

"Jam 09.00 WIB unjuk rasa dari Dewan Pengurus Nasional Tani Merdeka Indonesia," ujar Erlyn, Jumat (19/6/2026).

Pukul 10.00 WIB & 13.30 WIB (Gedung DPR/MPR RI, Senayan): Aksi dari Kepresidenan Mahasiswa (Kepresma) 

Universitas Trisakti bersama sejumlah BEM Fakultas. Mereka mengusung "Tiga Tuntutan Rakyat", yang berisi desakan untuk memulihkan ekonomi dan politik, memberantas inkompetensi pejabat, serta mengembalikan supremasi sipil.

Pukul 11.00 WIB (Bundaran HI, Menteng): Unjuk rasa yang diinisiasi oleh Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia.

Pukul 13.00 WIB (Kawasan Tugu Tani, Gambir): Aksi pertama dari kelompok Gabungan Mahasiswa dan Pemuda Nusantara.

Pukul 13.00 WIB (Depan Kantor Kementerian Keuangan, Sawah Besar): Aksi kedua dari kelompok Gabungan Mahasiswa dan Pemuda Nusantara di waktu yang bersamaan.

Rekayasa Lalu Lintas Situasional

Dengan adanya lima titik konsentrasi massa tersebut, pihak kepolisian akan memberlakukan rekayasa lalu lintas yang sifatnya situasional, bergantung pada eskalasi jumlah demonstran di lapangan.

Masyarakat diimbau untuk menghindari kawasan-kawasan tersebut guna menghindari kemacetan panjang.

"Warga bisa mencari jalan alternatif lain selama unjuk rasa berlangsung," kata Erlyn.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan pihak kepolisian berharap seluruh rangkaian aksi hari ini dapat berlangsung dengan tertib tanpa mengganggu aktivitas warga ibu kota.

Dilaporkan oleh: Yolanda Putri Dewanti / Wartakotalive.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.