SURYA.CO.ID, TUBAN - Polres Tuban mengambil langkah tegas dengan mengamankan 45 kendaraan dan 36 penggembira saat kegiatan pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Tuban, Jawa Timur (Jatim), Jumat (19/6/2026).
Tindakan tersebut dilakukan, guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga selama prosesi berlangsung.
Dalam pengamanan tersebut, Polres Tuban mengerahkan sebanyak 1.290 personel gabungan.
Langkah preventif ini dilakukan sebagai respons atas potensi gangguan ketertiban umum yang sering timbul akibat konvoi massa.
Dari total 45 kendaraan yang disita, petugas mencatat sebanyak 44 unit merupakan sepeda motor dan satu unit roda empat.
Kabag Ops Polres Tuban, Kompol Muchamad Fakih, merinci status penindakan kendaraan tersebut:
"Kemarin sudah ada kesepakatan bahwa yang melakukan pelanggaran baik yang mau disahkan maupun penggembira bisa dilakukan tindakan kepolisian," jelas Kompol Muchamad Fakih di Mapolres Tuban.
Pemilik kendaraan tidak bisa langsung membawa pulang kendaraannya.
Pihak kepolisian menegaskan, bahwa pengambilan kendaraan baru dapat dilakukan setelah menjalani proses persidangan di pengadilan yang dijadwalkan pada 17 Juli 2026.
Selain itu, terdapat syarat tambahan bagi pemilik. Kendaraan yang tidak sesuai dengan spesifikasi standar pabrik diwajibkan untuk dikembalikan ke bentuk semula sebelum diizinkan keluar dari area Mapolres Tuban.
Bagi para penggembira yang diamankan, mereka diperbolehkan pulang setelah dijemput keluarga, dan menyatakan permohonan maaf serta janji tertulis untuk tidak mengulangi perbuatan serupa.
Kompol Muchamad Fakih mencatat tren positif terkait kepatuhan massa PSHT di Tuban.
Dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai lebih dari 300 unit kendaraan, jumlah pelanggaran tahun ini menurun drastis menjadi hanya 45 unit.
"Tujuan pengesahan warga baru bukan untuk euforia di jalan, balap liar maupun konvoi kendaraan. Yang terpenting adalah menjaga ketertiban dan nama baik organisasi," tegasnya.
Pihak kepolisian berharap kesadaran warga dalam menjaga ketertiban akan terus meningkat di masa mendatang.