BOLASPORT.COM - Bintang Barcelona, Gavi, membuat nazar unik meniru rekannya, Marc Cucurella, andai Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Nazar apa itu?
Menjuarai Piala Dunia menjadi mimpi banyak pesepak bola, mengingat betapa prestisiusnya kompetisi ini.
Demi menjuarainya, banyak pemain melakukan nazar-nazar unik, tak terkecuali para pemain Timnas Spanyol.
Salah satu pemain La Furia Roja, Marc Cucurella, sempat membuat nazar menarik jika timnya menjuarai Piala Dunia 2026.
Nazarnya yakni menato wajah pelatihnya, Luis De la Fuente, jika Tim Matador meraih trofi yang dulunya bernama trofi Jules Rimet itu.
"Saya bisa mentato wajah Luis De la Fuente di tubuh saya," ujarnya, seperti yang dikutip BolaSport.com dari COPE.
Nazar unik ini juga pernah diutarakan Cucurella saat bertarung di EURO 2024, di mana dirinya mengecat rambutnya menjadi warna merah.
Nah setelah Cucurella memenuhi dan membuat nazar unik tersebut, giliran Gavi yang juga mengutarakan nazarnya jika Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026.
Siapa sangka, nazar yang diutarakan gelandang berusia 21 tahun itu sama persis dengan nazar yang disampaikan rekannya itu.
Dilansir BolaSport.com dari cuitan jurnalis ternama, Fabrizio Romano, Gavi mengaku ingin mewarnai rambutnya.
Namun pemain berjulukan El Parajito tersebut tak akan mewarnainya dengan warna merah seperti Cucurella, tetapi mewarnainya dengan warna pink alias merah muda.
"Saya akan mewarnai rambut menjadi merah muda jika saya memenangkan Piala Dunia," tutur pemain kelahiran Andalusia itu.
Nazar ini terbilang unik mengingat Gavi sendiri tak pernah mewarnai rambutnya sama sekali selama berkarier.
Namun untuk memenuhi nazarnya, peraih Kopa Trophy 2022 itu harus berjuang ekstra keras di Piala Dunia 2026.
Pasalnya Spanyol tengah tampil mejan di event empat tahunan itu sejak menjuarainya pada edisi 2010.
Sejak menjuarainya pada 2010, La Furia Roja baru mencatatkan tiga kemenangan di turnamen bikinan FIFA itu.
Terbaru, mereka gagal meraih kemenangan saat melawan tim debutan di laga perdana Grup H, Timnas Tanjung Verde.
Dengan hasil imbang itu, Spanyol harus menang di dua laga terakhir Grup H agar bisa lolos fase grup dan mendekatkan diri ke trofi Piala Dunia keduanya.
Untuk memenuhi ambisinya meraih gelar juara, Spanyol diwajibkan menang di laga kedua Grup H kontra Arab Saudi, Minggu (21/6/2026).
Andai kembali gagal menang di laga ini, mereka terancam mengulangi hasil negatifnya di fase grup Piala Dunia 2022.
Saat itu, Tim Matador harus puas menjadi runner up grup di belakang Jepang, sehingga bertemu Maroko di fase gugur.
Jika kembali jadi runner up grup di Piala Dunia 2026, ada kemungkinan Spanyol kembali bertemu lawan kuat di babak gugur.