TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Dinas Pendidikan Kota Jambi bergerak cepat menyikapi video viral berdurasi sekitar 50 detik yang memperlihatkan dua remaja perempuan diduga siswi SMP Negeri 24 Kota Jambi terlibat perkelahian di luar lingkungan sekolah.
Dalam video yang beredar di media sosial, kedua remaja tersebut terlibat adu fisik dan saling tarik rambut.
Perkelahian itu disaksikan sejumlah remaja lain yang berada di lokasi hingga akhirnya videonya viral dan menjadi perhatian masyarakat.
Mengetahui adanya video tersebut, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Jambi, Zul Afni, langsung mendatangi SMP Negeri 24 Kota Jambi untuk mencari informasi terkait peristiwa yang terjadi.
"Kami langsung turun ke sekolah setelah mengetahui adanya video tersebut untuk mencari informasi lebih lanjut," kata Zul Afni.
Menurutnya, pihak sekolah kemudian memanggil orang tua dari siswi yang terlibat guna memperoleh keterangan dari masing-masing pihak.
Dari hasil pertemuan tersebut, orang tua yang terlibat sepakat menyelesaikan persoalan melalui jalur mediasi secara damai.
"Kedua orang tua sepakat untuk menyelesaikan masalah ini secara damai melalui mediasi," ujarnya.
Baca juga: Penampakan Bendera Bertuliskan Teddy dan Simbol Love Saat Aksi Mahasiswa Trisakti Menuju DPR
Baca juga: Viral Siswi SMP Berkelahi di Jambi, Disdik Minta Sekolah Beri Sanksi Edukatif
Zul Afni menegaskan Dinas Pendidikan Kota Jambi tidak melakukan intervensi terhadap proses penyelesaian perkara tersebut.
Untuk tahap awal, penyelesaian diserahkan kepada pihak sekolah dengan melibatkan orang tua para siswa.
"Kami tidak melakukan intervensi dalam bentuk apa pun terhadap penyelesaian masalah ini. Untuk awal ini kami serahkan kepada sekolah untuk menyelesaikan permasalahan tersebut," katanya.
Ia berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan baik karena siswi masih berada di sekolah yang sama dan akan kembali bertemu setelah masa libur sekolah berakhir.
"Mereka ini setiap hari akan terus bertemu. Untuk masalah pendidikan ini kami minta menjadi tanggung jawab bersama. Karena kalau di luar sekolah kami tidak bisa mengontrol," tuturnya.
Zul Afni juga mengajak seluruh pihak, terutama orang tua, untuk bersama-sama melakukan pembinaan karakter anak agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi)
Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi
Baca juga: Penampakan Bendera Bertuliskan Teddy dan Simbol Love Saat Aksi Mahasiswa Trisakti Menuju DPR
Baca juga: Dipicu Saling Sindir, Berujung Perkelahian Siswi SMPN 24 Kota Jambi