TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pedagang ketoprak di Kota Bogor memilih bersabar menghadapi kenaikan bahan baku makanan ketoprak di pasar.
Mereka tidak menaikan harga ketoprak yang dijual per porsinya meski bahan bakunya naik dan kuntungan menyusut.
Ketoprak di Jalan Achmad Sobana, Bogor Utara, Kota Bogor kini masih dijual Rp13.000 per porsi, tak berubah dari harga sebelumnya.
Hal ini diakui salah satu pedagang ketoprak, Dede (46).
"Emang rata-rata di sana juga masih Rp13.000," kata Dede kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (19/6/2026).
Dia menjelaskan bahwa ada beberapa bahan pembuat ketoprak yang harganya kini naik.
Di antaranya toge yang harga biasanya Rp10.000 per Kg, kini menjadi Rp12.000 per Kg.
Bahkan, kata Dede, pengrajin toge sempat demo stop jualan toge beberapa hari yang lalu, hingga harga toge langka dan kalau ada pun di atas harga Rp12.000.
"Saya juga tanya kan, itu demo kenapa, 'transport kang naik', gitu katanya," ujar Dede.
Selain itu, harga beras yang naik sejak jelang Lebaran 2026 tak kunjung turun yang mana kini Rp12.000 per Liter.
"Beras sekarang Rp12.000, dulu paling Rp11.000 se Liter," kata Dede.
Ditambah pula ada kenaikan bungkus ketupat, sebelumnya dijual Rp10.000, kini sudah Rp13.000 per ikat.
Harga kacang tanah untuk bumbu ketoprak pun kini terbilang mahal bagi Dede.
"Kacang lumayan tuh naiknya, awalnya Rp24.000, sekarang Rp35.000 per Kilo," kata Dede.
Dia menjelaskan bahwa kacang sudah mengalami kenaikan perlahan sejak beberapa bulan yang lalu.
Berbeda dengan toge yang mengalami kenaikan sejak BBM Pertamax naik kemarin.
Namun harga kacang ini memang kerap berubah bahkan sempat dirediksi turun.
"Kan kata dari tukang kacang saat saya ke pasar itu waktu masih harga Rp32.000, katanya 'entar pak turun lagi', bukannya turun, malah melompat lagi," ungkapnya.
Dede pun kini dibuat pusing bagaimana agar dia tetap untung jualan tapi harga jual ketoprak tetap sama.
"Jadi ngaturnya lebih ketat lagi," ungkapnya.
Dia pun berharap, kondisi harga-harga di pasar ini kembali normal seperti sebelumnya, jika masih terus naik, tidak menutup kemungkinan harga jual ketopraknya terpaksa dinaikan yang mungkin berimbas ke pelanggan yang mengeluh.