Meksiko dan Korea Selatan berusaha untuk melanjutkan awal sempurna mereka di Piala Dunia.
Kemenangan bagi salah satu dari kedua tim ini akan membuat mereka menjadi negara pertama yang secara matematis memastikan tempat di babak 32 besar turnamen.
Kedua tuan rumah turnamen menikmati awal yang gemilang — Meksiko menaklukkan Afrika Selatan di laga pembuka, sementara Taeguk Warriors berhasil mengatasi Republik Ceko.
Stadion Guadalajara akan menjadi tuan rumah pertandingan Grup A keduanya, saat El Tri berupaya memperpanjang perjalanan mereka ke babak gugur pertama dengan mencatat kemenangan beruntun.
Lalu, siapa yang akan menjadi pengadil di tengah lapangan?
Gustavo Tejera telah dikonfirmasi sebagai wasit untuk pertandingan Meksiko melawan Korea Selatan.
Tejera menjadi wasit berlisensi FIFA pada tahun 2018, hanya empat tahun setelah ia memulai karier profesionalnya. Pria berusia 38 tahun ini, yang berprofesi sebagai broker asuransi di luar lapangan, telah memimpin total 344 pertandingan, sebagian besar di kompetisi domestik di Uruguay.
Selain itu, ia juga memiliki pengalaman memimpin laga di Liga Pro Arab Saudi serta turnamen internasional seperti Copa America dan kualifikasi Piala Dunia zona CONMEBOL.
Tejera dikenal sebagai wasit yang tegas, dengan catatan luar biasa yaitu mengeluarkan 1.733 kartu kuning sejauh ini — rata-rata lebih dari lima kartu per pertandingan.
Dua rekan senegaranya, Carlos Barreiro dan Nicolás Taran, akan bertugas sebagai asisten wasit, sementara Andres Rojas dari Kolombia ditunjuk sebagai ofisial keempat.
Apabila Tejera tidak dapat menyelesaikan tugasnya, rekan senegara Rojas, Alexander Guzman, akan naik sebagai asisten wasit cadangan untuk pertandingan yang dijadwalkan dimulai pukul 02.00 waktu Inggris.
Meksiko memasuki laga ini setelah hanya memenangkan satu dari tiga pertandingan terakhir mereka di Stadion Guadalajara — kemenangan tersebut diraih dalam laga persahabatan melawan Amerika Serikat pada Oktober 2024.
Meski begitu, tim tuan rumah memiliki rekor gemilang melawan lawan dari Asia dengan total lima kemenangan di ajang Piala Dunia, empat di antaranya diraih dengan selisih dua gol atau lebih.