Veda Ega Pratama Hadapi Trek Asing Lagi, Brno Jadi Ujian Besar Kebangkitan The Rocket Boy
Wiwit Purwanto June 19, 2026 06:05 PM

 

SURYA.CO.ID - Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali dihadapkan pada tantangan besar saat Moto3 Ceko 2026 bergulir akhir pekan ini.

Datang tanpa pengalaman sebelumnya di Sirkuit Brno, rider Honda Team Asia itu bertekad bangkit dan kembali memburu poin setelah hasil kurang memuaskan di Hungaria.

Semangat untuk segera bangkit terlihat dari kesiapan Veda menyambut seri kesembilan musim ini yang berlangsung di Republik Ceska pada 19-21 Juni 2026.

Trek legendaris Brno menghadirkan karakter berbeda dengan kombinasi tikungan mengalir dan perubahan elevasi yang menuntut kemampuan adaptasi tinggi. Kondisi tersebut menjadi ujian baru bagi pembalap berusia 17 tahun tersebut yang tengah berusaha memperkuat posisinya di ajang Moto3.

Belajar dari Hungaria, Veda Ingin Cepat Beradaptasi

Seri sebelumnya di Sirkuit Balaton Park, Hungaria, memberikan pelajaran berharga bagi Veda. Untuk pertama kalinya musim ini, pembalap asal Gunungkidul itu gagal menembus 10 besar saat finis setelah mengalami kesulitan beradaptasi dengan karakter lintasan yang belum dikenalnya.

Baca juga: Veda Ega Pratama Bikin Dunia Balap Terpukau, Talenta Indonesia Ini Dipuji Bos Gresini Racing

Pengalaman tersebut menjadi bekal penting menjelang balapan di Brno yang juga merupakan trek baru baginya.

"Setelah Balaton Park, di mana hasil akhirnya tidak sesuai harapan kami, saya menantikan tantangan berikutnya di Brno," kata Veda dalam rilis resmi Honda Team Asia.

"Yang terpenting adalah kami belajar banyak dari akhir pekan lalu, terutama tentang beradaptasi dengan cepat di sirkuit baru dan mengelola situasi sulit selama balapan," ujarnya.

Veda menegaskan fokus utamanya adalah memahami karakter sirkuit secara bertahap sebelum mulai memikirkan hasil yang lebih besar. Dengan pendekatan tersebut, ia berharap bisa menemukan ritme terbaik sejak awal akhir pekan balapan.

Brno Jadi Ujian Fisik dan Mental

Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, mengingatkan bahwa Brno bukan hanya menantang dari sisi teknis, tetapi juga kondisi cuaca yang diperkirakan cukup panas. Faktor tersebut membuat seluruh pembalap harus bekerja lebih keras sepanjang akhir pekan.

Baca juga: Jadwal MotoGP Ceko 2026, Tantangan Ekstrem Veda Ega Pratama demi Misi Bangkit di Moto3

"Cuaca diperkirakan akan panas, sehingga akhir pekan ini akan menjadi ujian fisik yang berat bagi semua orang," ujar Aoyama.

"Bagi Veda dan Zen, ini akan menjadi sirkuit baru lagi, sehingga tujuan utama mereka adalah memahami tata letak lintasan dengan cepat dan membangun kepercayaan diri sesi demi sesi."

Sesi latihan bebas pada Jumat (19/6/2026) diperkirakan menjadi momen penting bagi Veda untuk mengumpulkan data sebanyak mungkin. Semakin banyak putaran yang dijalani, semakin besar peluangnya memahami karakter trek sebelum memasuki sesi practice dan kualifikasi.

Veda sendiri mengaku antusias menghadapi tantangan di Brno. Ia tertarik dengan karakter lintasan yang memiliki banyak perubahan ketinggian serta rangkaian tikungan cepat yang mengalir.

"Brno akan menjadi sirkuit yang benar-benar baru bagi saya," kata Veda.

"Saya termotivasi karena sirkuit ini terlihat sangat menarik dengan banyak perubahan ketinggian dan tikungan yang mengalir."

"Tujuannya adalah belajar selangkah demi selangkah, memahami sensasi mengendarai motor, dan membangun kepercayaan diri sejak sesi pertama."

"Kami tahu kami memiliki potensi yang baik."

"Jadi saya ingin fokus untuk menjalani akhir pekan yang kuat, terus meningkatkan performa setiap hari, dan berjuang meraih hasil yang baik," ujarnya.

Dengan modal pengalaman dari Hungaria dan semangat belajar yang tinggi, Veda berharap dapat menemukan performa terbaiknya di Brno. Jika mampu beradaptasi lebih cepat, peluang kembali bersaing di zona poin terbuka lebar bagi pembalap yang dijuluki The Rocket Boy tersebut.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.