Dihujat Dunia, Mobil Listrik Ferrari Malah Laris Manis di Thailand
GH News June 19, 2026 06:09 PM
Jakarta -

Meski dikritik dunia, namun pesona mobil listrik Ferrari ternyata mampu memikat konsumen di Thailand. Bahkan, kendaraan bernama Luce EV itu disebut-sebut laris manis di Negeri Gajah Putih.

Disitat dari dan , Jumat (19/6), Ferrari Luce EV masuk ke Thailand melalui mitra resmi Cavallino Motors. Supercar listrik tersebut dibanderol 33,84 juta baht atau Rp 18,3 miliaran. Nominal itu lebih mahal dibandingkan di Eropa yang hanya Rp 11,3 miliaran.

Pengiriman perdana Luce EV ke konsumen di Thailand baru akan dimulai akhir tahun depan. Namun, keran pemesanannya sudah dibuka sejak bulan lalu. Hasilnya, meski angkanya tak disebut pasti, permintaan kendaraan tersebut mengalami peningkatan pesat dari hari ke hari.

"Meski harganya lebih mahal dari Eropa, tetapi hal itu tidak mengurangi minat dari calon pembeli. Malahan, daya tarik EV pertama Ferrari ini tampaknya justru menarik minat pembeli," demikian tulis sumber tersebut.

Ferrari LuceFerrari Luce Foto: Dok. Ferrari

Chief Executive Officer (CEO) Ferrari, Benedetto Vigna sebelumnya mengklaim, Luce EV secara global memang ramai peminat. Hal itu membuktikan, kendaraan tersebut tak seburuk yang dibicarakan orang-orang di media sosial.

"Kami melihat minat yang sangat kuat (terhadap Luce EV), termasuk dari pelanggan baru," kata Vigna, akhir bulan lalu.

Diberitakan sebelumnya, Ferrari telah mengenalkan Luce EV sebagai mobil listrik pertamanya. Alih-alih mendapat sanjungan atau pujian, kendaraan tersebut justru panen hujatan. Banyak yang menilai desainnya terlalu jauh meninggalkan identitas Ferrari sebagai supercar eksotis Italia.

Kritik juga datang dari mantan bos Ferrari, Luca Di Montezemolo, hingga Wakil Perdana Menteri Italia Matteo Salvini. Mereka menilai, mobil listrik tersebut kehilangan ruh Ferrari yang selama ini identik dengan mesin buas dan desain emosional.

Reaksi negatif tersebut membuat saham Ferrari sempat anjlok sekitar 8 persen di bursa Milan setelah peluncuran resmi kendaraan. Sejumlah analis menyebut penurunan itu dipicu 'design hate' atau ketidaksukaan publik terhadap tampilan Luce EV.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.