Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Pemerintah Jepang pada 19 Juni 2026 menunjuk Atsushi Ueno (植野篤志) sebagai Duta Besar Jepang untuk Indonesia yang baru.
Penunjukan ini mengakhiri kekosongan jabatan Duta Besar Jepang di Indonesia yang berlangsung hampir enam bulan.
Atsushi Ueno lahir pada 2 September 1964 di Prefektur Aichi. Setelah lulus dari SMA Taki, salah satu sekolah bergengsi di Aichi, ia menyelesaikan pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Tokyo pada tahun 1987 dan langsung bergabung dengan Kementerian Luar Negeri Jepang (MOFA).
Sebagai diplomat muda, ia menjalani pelatihan bahasa Mandarin di Peking University.
Ia melanjutkan studi ke Columbia University di Amerika Serikat hingga meraih gelar magister kebijakan publik internasional.
Kemampuannya dalam bahasa Mandarin dan Inggris membuatnya banyak menangani hubungan Jepang dengan China, Amerika Serikat, dan negara-negara Asia.
Baca juga: Jepang Resmi Tunjuk Duta Besar Baru untuk Indonesia, Akhiri Kekosongan Enam Bulan
Selama hampir empat dekade karier diplomatiknya, Ueno menempati berbagai posisi penting, antara lain Sekretaris Pertama Kedutaan Besar Jepang di Amerika Serikat; Sekretaris Pertama dan Penasehat Kedutaan Besar Jepang di China; Kepala Divisi China dan Mongolia, Biro Asia dan Oseania Kementerian Luar Negeri Jepang;
Kemudian Menteri (Deputy Chief of Mission) Kedutaan Besar Jepang di Filipina, Menteri Berkuasa Penuh Kedutaan Besar Jepang di China.
Selain itu, ia juga banyak terlibat dalam bidang kerja sama pembangunan internasional dan bantuan luar negeri Jepang (ODA).
Ia pernah menjabat sebagai Kepala Divisi Kerja Sama Multilateral, Kepala Divisi Kebijakan Kerja Sama Internasional, Direktur Jenderal Biro Kerja Sama Internasional Kementerian Luar Negeri Jepang.
Posisi-posisi tersebut membuatnya dikenal sebagai salah satu diplomat Jepang yang berpengalaman dalam diplomasi pembangunan dan hubungan Asia.
Hubungan Ueno dengan Asia Tenggara juga sangat erat.
Pada 2015 ia ditugaskan sebagai Menteri Kedutaan Besar Jepang di Filipina.
Setelah beberapa tahun bertugas di China, pada Oktober 2022 ia diangkat menjadi Duta Besar Jepang untuk Kamboja.
Pengalamannya di ASEAN menjadi salah satu alasan utama pemerintah Jepang mempercayakan posisi Duta Besar Jepang untuk Indonesia kepadanya.
Sebagai negara terbesar di ASEAN, Indonesia merupakan mitra strategis Jepang di berbagai bidang.
Saat bertugas di Jakarta, Ueno diperkirakan akan menangani berbagai isu penting, antara lain investasi Jepang di Indonesia, kerja sama industri dan manufaktur,
transisi energi dan proyek infrastruktur, pengembangan sumber daya manusia, kerja sama keamanan maritim.
Juga kerja sama pertahanan yang semakin berkembang di era Presiden Prabowo Subianto.
Dengan meningkatnya hubungan strategis kedua negara, peran Ueno akan menjadi sangat penting dalam memperkuat kemitraan Jepang–Indonesia.
Menariknya, Ueno merupakan diplomat angkatan 1987 yang sama dengan Empress Masako (Permaisuri Masako).
Rekan seangkatannya juga mencakup sejumlah diplomat senior Jepang, termasuk Kepala Sekretariat Keamanan Nasional Jepang saat ini, Masataka Okano.
Hal ini menunjukkan bahwa Ueno berasal dari generasi diplomat elite Jepang yang banyak menduduki posisi strategis di pemerintahan.
Jabatan Duta Besar Jepang untuk Indonesia kosong sejak mantan duta besar Yasushi Masaki meninggalkan posnya pada November 2025.
Akibatnya, saat Presiden Prabowo melakukan kunjungan resmi ke Jepang pada Maret 2026, Kedutaan Besar Jepang di Jakarta masih belum memiliki duta besar definitif.
Penunjukan Atsushi Ueno menandai berakhirnya situasi yang tidak biasa tersebut dan menunjukkan keseriusan Jepang untuk semakin memperkuat hubungan politik, ekonomi, dan keamanan dengan Indonesia di tengah meningkatnya pentingnya kawasan Indo-Pasifik.
Diskusi beasiswa dan loker di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com