Bocah Ajaib Swiss Johan Manzambi Mencuri Panggung di Piala Dunia 2026
Tribun-video June 19, 2026 06:42 PM

- Piala Dunia selalu melahirkan kisah baru. Di tengah persaingan para bintang besar, turnamen empat tahunan itu kerap melahirkan sosok yang sebelumnya tidak terlalu dikenal, lalu mendadak menjadi perbincangan dunia.

Hal itulah yang dikatakan pengamat sepak bola dari Spieltag Indonesia, Adrian, saat berbincang di Podcast Super Taktik di Kantor Tribunnews Solo, Karanyanyar, Jawa Tengah.

"Piala Dunia akan selalu spesial dan melahirkan momen-momen yang tercatat dalam sejarah." kata Adrian.

"Entah itu momen yang jadi sejarah positif atau negatif, itu soal. Tapi yang pasti bakal ada cerita besar yang tercipta," terang Adrian.

Adalah Johan Manzambi, gelandang muda Swiss yang tampil luar biasa saat membawa timnya menang 4-1 atas Bosnia-Herzegovina pada laga kedua Grup B pada Jumat (19/6) di Stadion SoFi, Inglewood, AS.

Edisi Piala Dunia 2026 yang pertama kali menggunakan format 48 tim kali ini, tampaknya sudah menemukan kandidat kuat untuk kategori yang positif, terkhusus rising star.

Pemain Freiburg itu masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-72 ketika pertandingan masih berlangsung ketat .

Namun hanya dua menit setelah masuk lapangan, Manzambi langsung mengubah jalannya pertandingan.

Ia menyambut bola dengan tendangan voli keras yang tak mampu dihentikan kiper Bosnia-Herzegovina untuk membawa Swiss unggul.

Belum puas dengan satu gol, pemain SC Freiburg itu kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-90 setelah memanfaatkan umpan Ruben Vargas.

Dua gol tersebut membuka jalan bagi kemenangan penting Swiss yang kini memuncaki klasemen Grup B sekaligus menempatkan Manzambi dalam perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026.

Penampilan Manzambi bukan sekadar membantu Swiss meraih tiga poin, tapi juga membuat namanya masuk buku sejarah sepak bola Swiss.

Menurut data Opta, pemain berusia 20 tahun 247 hari itu resmi menjadi pemain termuda dalam sejarah Piala Dunia yang mampu mencetak dua gol atau lebih sebagai pemain pengganti dalam satu pertandingan.

Ia juga menjadi pemain Swiss pertama yang mencetak brace setelah masuk dari bangku cadangan di Piala Dunia.

Tidak berhenti sampai di situ, Manzambi juga tercatat sebagai pencetak dua gol termuda Swiss dalam sejarah turnamen dan pemain Swiss termuda yang mencetak gol di Piala Dunia sejak 1950.

"Sejujurnya ini luar biasa. Ini brace pertama dalam karier saya dan terjadi di Piala Dunia," ujar Manzambi kepada FIFA.

"Mencetak dua gol di depan keluarga dan para suporter adalah sesuatu yang sangat spesial. Saya rasa saya tidak akan bisa tidur malam ini," katanya.

Sebenarnya kemunculan Manzambi bukanlah kejutan bagi mereka yang mengikuti Bundesliga musim lalu.

Pemain Freiburg tersebut tampil impresif sepanjang musim 2025/2026 dan bahkan terpilih sebagai Pemain Muda Terbaik Swiss 2025.

Keunggulan terbesar Manzambi adalah fleksibilitasnya. Meski memiliki naluri menyerang yang kuat, ia juga mampu bermain sebagai gelandang bertahan, gelandang tengah, hingga penyerang sayap.

Peran pentingnya membantu Freiburg mencapai final Liga Europa menjadi salah satu alasan pelatih Swiss Murat Yakin membawanya ke Piala Dunia.

"Johan adalah sosok yang selalu bahagia dan memiliki kemampuan sepak bola yang luar biasa," kata Yakin.

"Kami bisa memainkannya di banyak posisi. Dia punya kemampuan dribel, bisa menekan lawan, dan memiliki penyelesaian akhir yang sangat baik."

Menurut Yakin, kunci perkembangan Manzambi adalah kebebasan dalam bermain.

"Dia pemain jalanan. Tipe pemain yang perlu diberi kebebasan saat menyerang. Dan hari ini dia menunjukkan kualitas itu," ujarn pelatih Swiss.

Menariknya, sebelum Piala Dunia dimulai, Manzambi sempat mengatakan bahwa target pribadinya hanya ingin mencatatkan satu assist di turnamen ini.

Kini target tersebut sudah terlampaui jauh. Dalam satu malam, ia langsung mencetak dua gol dan masuk ke dalam persaingan daftar pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026.

Dalam pengakuan terbarunya, ia mengungkapkan bahwa dia sebenarnya telah memimpikan lebih banyak.

"Bagi saya itu luar biasa. Sebenarnya target saya adalah mencetak dua gol di Piala Dunia," ungkapnya sambil tersenyum, dalam wawancara bersama FIFA.

"Sekarang saya sudah mendapat dua gol. Tapi saya berharap masih ada lebih banyak lagi," ujarnya.



https://www.tribunnews.com/superskor/7844163/piala-dunia-2026-punya-bintang-baru-johan-manzambi-bocah-ajaib-swiss

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.